Home / Advertorial / Bontang

Senin, 23 Juni 2025 - 21:28 WIB

Disdikbud Bontang Minta Sekolah Wajib Terima Anak Berkebutuhan Khusus

Plt Kadisdikbud Kota Bontang, Saparuddin

Plt Kadisdikbud Kota Bontang, Saparuddin

Bentangkaltim.com, BONTANG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang telah mengeluarkan kebijakan baru yang mewajibkan seluruh Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di Kota Bontang untuk menerapkan sistem sekolah inklusi. Kebijakan ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan belajar yang ramah dan inklusif bagi semua siswa, termasuk Anak Berkebutuhan Khusus (ABK).

Seluruh SD dan SMP Negeri di Bontang akan menerapkan sistem pendidikan inklusi mulai tahun ajaran 2025. Guru-guru SD dan SMP Negeri telah diberikan pelatihan mengenai pengajaran dan pendekatan kepada ABK pada tahun sebelumnya.

Dalam hal ini, Plt Kadisdikbud Kota Bontang Saparuddin berharap implementasi sekolah inklusi dapat menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan mendukung bagi semua siswa.

Penerimaan siswa ABK akan dilakukan melalui sistem zonasi sesuai domisili. Calon siswa ABK akan menjalani tes di Autis Center sebelum dinyatakan lulus di sekolah yang dituju.

Baca juga  Terancam Hukuman Mati, Kuasa Hukum Ammar Zoni Kecewa dan Upaya Pembelaan Terancam Gagal

“Hasil tes akan dinilai untuk menentukan apakah ABK dapat mengikuti pembelajaran di sekolah negeri,” ujarnya.

“Tidak semua ABK dapat bersekolah di sekolah negeri, ada kriteria tertentu yang harus dipenuhi,” bebernya.

Maka dari itu, Disdikbud Kota Bontang akan bekerjasama dengan tim psikolog dari Himpunan Psikolog Indonesia (HIMPSI) Bontang untuk menyeleksi ABK yang memenuhi syarat. Maksimal hanya dua ABK dalam satu kelas.

“Kebijakan ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan ramah bagi semua anak,” terangnya.

Disdikbud Kota Bontang berharap dapat memenuhi kebutuhan pendidikan bagi ABK dan meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Bontang. Kebijakan ini juga merealisasikan Kota Bontang sebagai kota yang ramah dan inklusif bagi semua siswa.

Baca juga  Rustam Sarankan Kurangi Syarat Perekrutan Tenaga Kerja untuk Kurangi Pengangguran

Manfaat dari Sekolah Inklusi juga bisa Meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang kebutuhan ABK. Menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan mendukung bagi semua siswa. Meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Bontang. Merealisasikan Kota Bontang sebagai kota yang ramah dan inklusif bagi semua siswa

Disdikbud Kota Bontang akan memberikan dukungan kepada ABK untuk meningkatkan kemampuan dan potensi mereka.

“Guru-guru akan diberikan pelatihan untuk meningkatkan kemampuan dalam mengajar ABK. Orang tua ABK juga akan diberikan dukungan dan pendampingan untuk membantu anak mereka dalam proses belajar,” jelasnya.

Dengan demikian, kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Bontang dan menciptakan lingkungan belajar yang ramah dan inklusif bagi semua siswa.(han/adv)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Ancaman Penghapusan Honorer, Sri Puji: Samarinda Masih Kekurangan Guru Bahasa Inggris

Advertorial

Anggota DPRD Samarinda Luncurkan Aplikasi Sani Mendengar, Warga Bisa Lapor Aspirasi 24 Jam

Advertorial

DPRD Samarinda Soroti PHK Sektor Tambang Kian Marak Terjadi

Advertorial

Sani Bin Husain Serap Aspirasi Warga, Infrastruktur dan Air Bersih Menjadi Masalah

Advertorial

Paripurna Laporan Pelaksanaan APBD Masuk Agenda Juli, DPRD Samarinda Rampungkan Jadwal Juni

Advertorial

Sri Puji Astuti: Juknis SPMB Sudah Jelas, Tantangannya Ada di Sosialisasi ke Masyarakat

Advertorial

Maswedi Dorong Domino Jadi Olahraga Rekreasi yang Serius Dibina di Samarinda

Advertorial

Sani Bin Husain Beri Saran ke Pemkot Samarinda Soal Pemberdayaan UMKM, Sebut ada Empat Indikator