Home / Advertorial / Kaltim

Senin, 17 November 2025 - 16:08 WIB

Disdukcapil Kutim Pastikan Layanan Inklusif, Siap Kawal Digital Tetap Didampingi Layanan Offline

Bentangkaltim.com, KUTAI TIMUR – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kutai Timur (Kutim) memastikan bahwa proses digitalisasi layanan administrasi kependudukan tetap berjalan tanpa menghilangkan akses bagi warga yang belum memahami teknologi.

Melalui konsep layanan inklusif, Disdukcapil menerapkan pendampingan dan membuka loket manual bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan langsung.

Aplikasi Siap Kawal menjadi andalan dalam mempercepat proses berbagai layanan kependudukan seperti KK, KTP, akta kelahiran, hingga perpindahan domisili.

Namun, pihak dinas memahami bahwa sebagian warga masih kesulitan mengakses layanan ini secara mandiri, khususnya kelompok lanjut usia dan masyarakat di wilayah pedesaan.

Baca juga  Sekjen Makali Kumar Pimpin Musprov SMSI Kaltim 2025, Wiwid Mahendra Terpilih Jadi Ketua Periode 2025-2029 Tanpa Voting

Kepala Disdukcapil Kutim, Jumeah, S.Sos., M.M., menegaskan bahwa digitalisasi tidak boleh menjadi hambatan baru bagi masyarakat. Menurutnya, negara harus hadir melalui pelayanan yang mampu menjangkau semua kalangan.

“Aplikasi Siap Kawal tetap kami offline, warga yang belum paham teknologi tetap akan kami layani langsung,” tegas Jumeah, Senin (17/11/2025).

Ia menjelaskan bahwa pendampingan petugas menjadi strategi penting dalam memastikan bahwa transisi ke layanan digital berlangsung mulus.

Masyarakat yang datang tanpa pemahaman teknologi tetap diarahkan dan dibantu hingga proses pengurusan selesai.

“Tidak semua orang bisa memahami aplikasi dalam waktu singkat, karena itu layanan offline tetap kami pertahankan,” tambahnya.

Baca juga  Bantah Bimtek Ladang Penggalangan Suara Untuk Salah Satu Paslon, Ini Penjelasan Kesbangpol

Disdukcapil juga membuka ruang konsultasi langsung bagi warga yang membutuhkan penjelasan terkait prosedur administrasi. Hal ini sekaligus menjadi upaya mencegah kesalahan data dan meningkatkan keakuratan dokumen.

Sejumlah warga mengapresiasi pendekatan ini karena merasa tidak ditinggalkan di tengah modernisasi layanan.

Pemerintah daerah berharap, melalui sistem layanan inklusif, setiap warga Kutim dapat mengurus dokumen kependudukan dengan mudah dan nyaman.

“Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Disdukcapil Kutim dalam mewujudkan pelayanan publik yang modern namun tetap humanis, serta memastikan tidak ada kelompok masyarakat yang terpinggirkan dari proses digitalisasi,”pungkasnya.(ADV)

Share :

Baca Juga

Advertorial

DPRD Bontang Ingatkan Pos Damkar Bontang Kuala Tidak Berakhir Jadi Aset Terbengkalai

Advertorial

DPRD Bontang Minta ASN Taat Aturan Absensi dan Hindari Manipulasi Lokasi

Advertorial

DPRD Bontang Minta Dasar Hukum Penggunaan Aset Pemkot untuk Koperasi Merah Putih Diperjelas dalam Raperda BMD

Advertorial

DPRD Samarinda Dorong Pemanfaatan Sampah jadi Energi Listrik

Advertorial

DPRD Bontang Soroti Ketersediaan Material Pembangunan, Isu Galian C Jadi Perhatian dalam Pembahasan RTRW

Advertorial

Dukung Kesetaraan Bagi Disabilitas, Pupuk Kaltim Dorong Penguatan Pendidikan Inklusi di Kota Bontang

Advertorial

DPRD Cermati Status Lahan Wana Tirta, Jangan Sampai RTRW Timbulkan Masalah Baru

Advertorial

Helmi Pastikan DPRD Samarinda Bantu Kegiatan GMKI Tapi Sesuaikan Kemampuan Anggaran