Bentangkaltim.com, KUTAI TIMUR – Sorak sorai, cahaya lampu, dan semangat anak muda mewarnai langit malam Alun-Alun Perkantoran Bukit Pelangi, Sangatta, saat generasi muda Kutai Timur (Kutim) menampilkan karya dan kreativitas terbaik mereka dalam Festival Pemuda Kreatif 2025, Jumat (7/11/2025).
Gelaran ini akan berlangsung selama tiga hari ini bukan sekadar hiburan, tetapi menjadi simbol kebangkitan dan kolaborasi anak muda Kutim dalam membangun daerah melalui inovasi dan kreativitas.
Festival dikelola oleh pemuda lokal melalui SANS Organizer ini menegaskan bahwa anak muda Kutim mampu berdiri di garis depan dalam menggerakkan potensi ekonomi kreatif dan menciptakan kegiatan positif yang berdampak luas bagi masyarakat.
Kepala Dispora Kutim, Basuki Isnawan, mengatakan kegiatan ini merupakan langkah nyata untuk memperkuat ekosistem kepemudaan yang produktif.
“Festival Pemuda Kreatif ini menjadi wadah bagi para pemuda untuk berkumpul dan berkreasi, mulai dari pelaku kuliner, penggagas ide kreatif, hingga pengrajin tangan. Semua punya kesempatan untuk menunjukkan karya dan saling menginspirasi,” ujar Basuki Isnawan.
Sebanyak 58 tenan UMKM muda berpartisipasi dalam festival tersebut. Mereka berasal dari berbagai sektor, seperti Food and Beverage (F&B), kerajinan tangan, serta produk fashion dan aksesoris lokal.
Stan-stan yang berjajar di sekitar area festival tak pernah sepi pengunjung, menjadi bukti nyata antusiasme masyarakat terhadap produk kreatif karya anak muda Kutim.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini menampilkan rangkaian acara yang beragam.
“Lebih dari sekadar festival, kegiatan ini juga menjadi ruang kolaborasi lintas komunitas, mulai dari cosplayer, gamer, hingga pesepeda culture, yang bersama-sama menciptakan suasana penuh energi dan kebersamaan,” tuturnya.
Inilah bukti bahwa generasi muda Kutim mampu bersatu dalam keberagaman dan melahirkan ide-ide besar untuk daerahnya.
Basuki Isnawan menegaskan, kegiatan seperti ini akan terus dikembangkan sebagai agenda tahunan karena memiliki dampak nyata terhadap pembinaan generasi muda dan pertumbuhan ekonomi kreatif.
“Kami ingin kegiatan ini terus berlanjut, karena terbukti memberikan ruang bagi anak muda untuk mandiri dan berdaya. Festival ini bukan hanya ajang hiburan, tapi juga penggerak semangat kreatif dari Kutim untuk Indonesia,” tambahnya.
Dengan dukungan penuh pemerintah daerah, Festival Pemuda Kreatif 2025 menjadi bukti bahwa anak-anak muda Kutim siap menjadi pelaku perubahan membangun daerah melalui karya, inovasi, dan semangat kolaboratif.
Dari Kutim, energi muda bangkit membawa warna baru untuk masa depan yang lebih kreatif dan berdaya.(ADV)










