Bentangkaltim.com, KUTAI TIMUR – Pemerintah Kecamatan Sangatta Selatan sedang menyiapkan konsep kawasan pelayanan terpadu yang diharapkan dapat mendorong perputaran ekonomi baru di wilayahnya.
Kawasan ini direncanakan berada di jalur strategis Jalan Poros Sangatta–Bontang, sekaligus menjadi pusat aktivitas masyarakat.
Pemerintah kecamatan menilai bahwa konsentrasi layanan publik dalam satu area dapat membuka peluang pertumbuhan usaha yang lebih cepat.
Plt. Camat Sangatta Selatan, Rusmiati, SE, menyampaikan bahwa kawasan terpadu tersebut bukan hanya akan menampung kantor kecamatan, tetapi juga fasilitas pendukung seperti pusat Usaha Kecil dan Menengah (UKM Center), rest area, dan area publik lainnya.
Dengan adanya rest area, arus pengunjung dan pengguna jalan diprediksi meningkat sehingga aktivitas ekonomi dapat berkembang secara signifikan.
“Rencana pembangunan kawasan terpadu ini telah mendapatkan sinyal positif dari sejumlah pemangku kepentingan di tingkat kabupaten,” ungkapnya, Sabtu (22/11/2025).
Pemerintah kecamatan juga sudah melakukan koordinasi awal terkait penentuan lokasi agar pembangunan berjalan sesuai regulasi tata ruang.
Rusmiati menjelaskan bahwa salah satu tujuan utama pembangunan kawasan terpadu adalah menghadirkan pusat ekonomi masyarakat baru.
Dengan lokasi strategis di jalur poros, kawasan tersebut diyakini mampu menjadi titik konsentrasi perdagangan, pemasaran produk lokal, dan kegiatan usaha kecil menengah.
“Kami ingin masyarakat merasakan langsung manfaat ekonomi dari keberadaan pusat pelayanan terpadu. Perputaran uang akan lebih besar jika lokasi usaha berada di kawasan yang ramai dilintasi pengguna jalan,” tambah Rusmiati.
Selain aspek ekonomi, pembangunan kawasan terpadu juga dirancang untuk meningkatkan kualitas layanan publik.
Penempatan fasilitas pemerintahan dalam satu area akan mempermudah warga dalam mengurus administrasi sekaligus memotong biaya mobilitas.
Pemerintah kecamatan menegaskan bahwa konsep ini masih dalam tahap wacana dan akan dibahas bersama masyarakat dalam musyawarah desa.
“Keterlibatan masyarakat menjadi syarat agar pembangunan berjalan tanpa hambatan,” tutupnya.
Dengan sejumlah rencana strategis tersebut, Kecamatan Sangatta Selatan menargetkan terciptanya pusat aktivitas ekonomi baru yang dapat menggerakkan pertumbuhan wilayah dan meningkatkan kesejahteraan warga.(ADV)










