Home / Kaltim

Jumat, 28 Juni 2024 - 08:51 WIB

Perusahaan China Ingin Investasi Rp 13 T di Kaltim

Anhui Guangxin Agrochemical Co Ltd

Anhui Guangxin Agrochemical Co Ltd

Jakarta – Perusahaan pertanian China disebut berminat menaruh investasi belasan triliun di Kalimantan Timur (Kaltim) untuk bidang bahan pertanian kimia seperti pestisida, herbisida, glifosat dan lainnya. Informasi ini disampaikan Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim Akmal Malik dalam lawatan dinasnya ke China dari 19 sampai 22 Juni 2024.
Akmal bertemu dengan Anhui Guangxin Agrochemical Co Ltd, pada Rabu (19/6/2024) waktu setempat, pertemuan dilakukan dalam rangka penjajakan dan rencana investasi. Akmal menjelaskan Vice President Anhui Guangxin Agrochemical Co Ltd, Mr Guo Xuejun, telah melakukan survei ke beberapa lokasi di Indonesia untuk investasinya. Adanya kerja sama sister-province antara Provinsi Kaltim dan Provinsi Anhui menjadi kesempatan bagi perusahaan untuk mencari lahan bagi lokasi usaha.

Baca juga  Pemkab Kutim Fokus Revitalisasi Polder Ilham Maulana, Pengelolaan Terpadu Segera Dibentuk

“Mereka membutuhkan lahan investasi seluas 1.000 hektare guna membangun suatu kawasan industri terintegrasi dengan rantai pasok lengkap dan posisi strategis di pinggir perairan/laut,” ungkap Akmal dalam keterangan resmi, Kamis (20/6/2024).

“Adapun nilai investasi terbagi menjadi dua bagian. Untuk investasi awal sebesar US$ 300 juta dan pengembangan selanjutnya sebesar US$ 500 juta dengan total investasi senilai Rp13 triliun,” sambungnya.

Akmal pun mengapresiasi rencana investasi Anhui Guangxin Agrochemical, sebab Kaltim adalah mitra strategis Ibu Kota Nusantara (IKN) yang kini tengah dipercepat pembangunan sektor pertaniannya. Menurutnya, hal ini bisa mewujudkan ketahanan pangan di provinsi berjulukan ‘Benua Etam’ itu dan IKN. Dalam waktu dekat, Akmal juga menjelaskan bahwa Provinsi Anhui dan Kaltim pun bakal melakukan penandatanganan Letter of Interest (LoI) kerja sama sister-province

Baca juga  Thomas Sampaikan Kebutuhan Penting Yang Harus Dipenuhi Terhadap Atlet Difabel

“Kita mengundang tim awal Anhui Guangxin Agrochemical ke Kalimantan Timur untuk melakukan survei dan akan memfasilitasi kebutuhan-kebutuhan yang diperlukan dari segi bahan baku, lokasi lahan yang diinginkan dan tenaga kerja yang akan dibutuhkan,” pungkasnya.

(das/das)

 

Share :

Baca Juga

Kaltim

Isu Nepotisme hingga Lingkungan, Ribuan Massa Siap Turun ke Jalan di Kaltim

Kaltim

Mal Lembuswana di Ujung Masa HGB, Pemprov Kaltim Siapkan Langkah Strategis

Kaltim

Anggaran Renovasi Rp25 Miliar Disorot, Pemprov Kaltim Beri Klarifikasi

Kaltim

Isu Ambulans Rp9 Miliar di Kutim, Ini Fakta Sebenarnya

Kaltim

PAD Kaltim Terancam Tak Capai Target, Sejumlah Faktor Jadi Pemicu

Kaltim

Kukar Matangkan Persiapan MTQH Kaltim 2026, 13 Lokasi Lomba Disiapkan

Advertorial

Talenta Lokal Jadi Prioritas, Kutim Bersiap Tinggalkan Ketergantungan pada Atlet Ngebond

Advertorial

Ekosistem Olahraga Kutim Diperkuat, Pembinaan Wasit dan Juri Berjalan Serius