Home / Advertorial / Kaltim

Senin, 4 November 2024 - 16:35 WIB

Upaya Penegakkan Perda No.1 Tahun 2024, Dispora Kaltim : Dukungan Masyarakat Masih Kurang

Armen Ardianto, Kabag TU UPTD Pengelolaan Prasarana Olahraga (PPO)  Dispora Kaltim

Armen Ardianto, Kabag TU UPTD Pengelolaan Prasarana Olahraga (PPO) Dispora Kaltim

Samarinda- Minimnya partisipasi masyarakat dinilai masih menjadi kendala penerapan kebijakan penarikan retribusi di Area Gor Sempaja.

Kasubag Tata Usaha UPTD Pengelolahan Sarana dan Prasarana Olahraga Dispora Kaltim, Armen Ardianto, mengatakan bahwa, pihaknya telah berupaya menegakkan aturan tersebut namun sejauh ini kebijakan tersebut masih menjadi pro dan kontra di kalangan masyarakat.

“Upaya penegakkan terhadap perda No.1 Tahun 2024 tentang pajak dan retribusi daerah telah kita upayakan, sejauh ini penarikan retribusi itu sudah kita terapkan di Stadion Palaran. Namun untuk di Stadion Gor Sempaja masih belum kita terapkan karena masih minimnya partisipasi masyarakat,” ungkap Armen.

Baca juga  Rasman Dorong Perhatian Terhadap Olahraga Daerah Kepada Kemenpora RI di Bawa Komando Dito Ariotedjo

Armen menambahkan, sejatinya perawatan dan pengelolahan sarana-prasana di kawasan GOR Sempaja juga memerlukan biaya yang cukup ekstra.

“Bangunan ini semuanya kita butuh biaya ekstra mulai dari biaya listrik, air, tukang kebersihan, dan pemeliharaan. Sehingga semuanya itu butuh pajak dan retribusi dari masyarakat,” ujarnya.

Lanjutnya, armen pun berujar bahwa penerapan kebijakan tersebut sebenarnya pernah diberlakukan sebelum masa pandemi Covid 19.

“Sebelum masa pandemi covid 19 pernah kita terapkan itu tarifnya dua ribu. Namun ketika memasuki pandemi itu tidak ada aktivitas sehingga retribusi Nol, dan kendalanya kalo sudah gratis masyarakatnya mau gratis terus,” terangnya.

Baca juga  Musprov SMSI Kaltim Tetapkan Kepengurusan Baru

“Padahal uang retribusi yang masuk ke kas kami itu akan dikembalikan untuk peningkatan sarana dan prasarana,” sambungnya.

Sejak perda No.1 tahun 2024 disahkan oleh DPRD Kaltim, sejauh ini pihak Dispora kaltim belum memberlakukan kebijakan penarikan retribusi di Kawasan GOR Sempaja.

“Ada yang menerima, namun juga banyak yang tidak menerima, karena karakter masyarakat disini berbagai macam. Sehingga butuh edukasi dan pemahaman secara bersama, padahal kurang lebih 9 bulan perda tersebut sudah disahkan, tetapi tidak berjalan soalnya partisipasi masyarakat yang kurang,” pungkasnya. (ADV)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Talenta Lokal Jadi Prioritas, Kutim Bersiap Tinggalkan Ketergantungan pada Atlet Ngebond

Advertorial

Ekosistem Olahraga Kutim Diperkuat, Pembinaan Wasit dan Juri Berjalan Serius

Advertorial

Kutim Cari Pola Bantuan Baru untuk Sumatera di Tengah Ketiadaan Dana Cadangan

Advertorial

Basuki Isnawan: “Pemerintah Hadir untuk Pastikan Pemuda Berkembang, Bukan Terjerumus Hal Negatif”

Advertorial

Minim Fasilitas Pendidikan Atas, Kaliorang Dorong Pemerataan Sekolah Menengah Atas dan Kejuruan

Advertorial

Awas Lonjakan Permintaan! Kutim Pastikan Ketersediaan Bahan Pokok Tetap Stabil

Advertorial

Bupati Cup Open Volly Ball 2025 Resmi Bergulir, 23 Tim Panaskan Persaingan di GOR Kudungga

Advertorial

Kutim Jaga Stabilitas: Gaji ASN Jadi Komitmen yang Tidak Bisa Ditawar