Home / Advertorial / Kaltim

Kamis, 7 November 2024 - 22:37 WIB

Keterbatasan Sarana Prasarana Tak Menjadi Halangan Atlet Sepeda Binaan DOD Untuk Meraih Prestasi

Ilustrasi Atlet Sepeda.

Ilustrasi Atlet Sepeda.

Samarinda- Keterbatasan Sarana-Prasarana tak menurunkan semangat maupun spirit atlet binaan Desain Olahraga Daerah (DOD) Kalimantan Timur untuk mengejar Prestasi.

Sejak 6 bulan terakhir 76 atlet dari 7 cabang olahraga usia 15 tahun kebawah, telah dibina oleh Desain Olahraga Daerah (DOD) Kaltim.

Dari hasil binaan tersebut, beberapa cabor telah mampu menghasilkan prestasi, dilevel regional maupun nasional.Dari sekian cabor tersebut, cabang olahraga Balap Sepeda, mampu menunjukkan progres prestasi yang cukup menggembirakan.

Dalam open tunamen Punai MTB XCE yang berlangsung dari tanggal 2-3 Nopember 2024 di Stadion Aji Imbut- Tenggarong, atlet-atlet muda dari DOD Kaltim, mampu unjuk gigi.

DOD Kaltim Sendiri Menurunkan 3 pembalapnya dan mampu menyabet 1 medali emas, 1 perak dan 1 perunggu. Medali emas diperoleh melalui atlet Aimar Alqantani Bachdim dinomor Men yunior MTB XCE putra.

Baca juga  Bupati Cup Open Volly Ball 2025 Resmi Bergulir, 23 Tim Panaskan Persaingan di GOR Kudungga

Atlet lain Salsa Aulia merebut medali perak melalui nomor MTB XCE putri. Sementara Felicia Natasya menyabet medali perunggu pada nomor MTB XCE putri. Pembalap andalan DOD Ragil Putra sebagai juara bertahan, harus menyerah karena troble rantai .

Menurut pelatih tim balap sepeda DOD Kaltim Dany, para pembalap sebenarnya mampu bersaing dengan atlet lain yang notaben memiliki usia yang jauh berbeda.

“Para peserta sendiri berasal dari kalangan atlet yunior seperti dari SKOI dan umum dan memiliki jam terbang tinggi. Meski event ini tidak diperuntukkan bagi atlet usia dini, namun para atlet DOD tidak gentar dan ternyata mampu bersaing,” ungkap Dany.

Baca juga  Hasdiah Tegaskan Kolaborasi Kecamatan dan Desa Jadi Fondasi Pembangunan di Sangatta Utara

Dany pun menyebutkan kendala yang dialami oleh salah satu atlet sepeda binaan DOD Kaltim. Dimana sepeda yang digunakan milik orang lain alias pinjam dan itupun sudah termakan usia.

“Itu terbukti, pembalap Ragil mengalami sial, ketika sepeda pinjamannya rusak putus rantai,”

Melihat kondisi tersebut, Kepala Pelaksana Sekretariat DBON Kaltim Zairin Zain menyatakan, sarana dan prasarana dari cabor Sepeda harus diperbaharui.

“Idealnya masing-masing atlet harus memiliki sepeda masing- masing yang berstandar internasional,” tutup Zairin. (ADV)

Share :

Baca Juga

Advertorial

DPRD Bontang Ingatkan Pos Damkar Bontang Kuala Tidak Berakhir Jadi Aset Terbengkalai

Advertorial

DPRD Bontang Minta ASN Taat Aturan Absensi dan Hindari Manipulasi Lokasi

Advertorial

DPRD Bontang Minta Dasar Hukum Penggunaan Aset Pemkot untuk Koperasi Merah Putih Diperjelas dalam Raperda BMD

Advertorial

DPRD Samarinda Dorong Pemanfaatan Sampah jadi Energi Listrik

Advertorial

DPRD Bontang Soroti Ketersediaan Material Pembangunan, Isu Galian C Jadi Perhatian dalam Pembahasan RTRW

Advertorial

Dukung Kesetaraan Bagi Disabilitas, Pupuk Kaltim Dorong Penguatan Pendidikan Inklusi di Kota Bontang

Advertorial

DPRD Cermati Status Lahan Wana Tirta, Jangan Sampai RTRW Timbulkan Masalah Baru

Advertorial

Helmi Pastikan DPRD Samarinda Bantu Kegiatan GMKI Tapi Sesuaikan Kemampuan Anggaran