Home / Advertorial / Kaltim

Sabtu, 27 Juni 2026 - 17:01 WIB

DPRD Samarinda Tengah Godok Raperda Pembangunan Kawasan Industri, Kecamatan Palaran jadi Fokus Utama

Ketua Komisi I DPRD Samarinda, Samri Shaputra.

Ketua Komisi I DPRD Samarinda, Samri Shaputra.

Bentangkaltim.com, Samarinda-  Ketua Komisi I DPRD Samarinda, Samri Shaputra, menyebutkan saat ini pihaknya tengah menyusun Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Pembangunan Industri sebagai upaya untuk memastikan arah pembangunan industri di Samarinda tetap selaras dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang telah ditetapkan sebelumnya.

Kata Samri, regulasi tersebut disiapkan sebagai pedoman utama dalam pengembangan sektor industri di Kota Tepian selama dua dekade ke depan. Sehingga peraturan ini akan menjadi dasar dalam penataan dan pengembangan kawasan industri agar lebih terarah, terstruktur, dan sesuai dengan kapasitas wilayah masing-masing.

Dalam rancangan tersebut, pemerintah bersama DPRD Samarinda akan melakukan pemetaan terhadap sejumlah kawasan yang akan difokuskan sebagai area industri. Salah satu wilayah yang menjadi sorotan utama adalah Kecamatan Palaran.

“Ini merupakan rencana penyusunan Perda tentang pembangunan industri Kota Samarinda untuk jangka panjang 2025 sampai 2045 atau 20 tahun ke depan. Prinsipnya tetap mengikuti RTRW. Dalam rancangan ini akan ada pemetaan kawasan industri yang merupakan usulan dari pemerintah kota,” ujar Samri, Jumat (26/6/2026).

Baca juga  Perpres Publisher Rights Blunder, Wina Armada: Karpert Merah Kehancuran Pers Indonesia

Selain Palaran, beberapa kecamatan lain juga masuk dalam rencana pengembangan kawasan industri, di antaranya Samarinda Seberang, Sambutan, Sungai Kunjang, dan Loa Janan Ilir.

Namun, pembahasan detail mengenai zonasi masing-masing wilayah masih akan terus didalami pada tahap berikutnya. Tidak Ada Penambahan Kawasan Baru di Luar RTRW

Samri menegaskan bahwa raperda ini tidak bertujuan membuka kawasan industri baru di luar ketentuan yang telah diatur dalam RTRW.

Sebaliknya, regulasi ini lebih menitikberatkan pada penguatan fungsi kawasan yang sudah ada serta pembagian jenis industri yang sesuai di tiap wilayah.

Dengan demikian, setiap kawasan industri nantinya akan memiliki karakteristik dan fokus pengembangan yang berbeda-beda sesuai potensi dan kebutuhan daerah.

Baca juga  Kecamatan Sangatta Selatan Bidik Perputaran Ekonomi Baru Lewat Kawasan Terpadu

“Prinsipnya tetap mengikuti Perda RTRW, jadi tidak ada penambahan lokasi baru. Di Palaran nanti hanya akan ditentukan jenis industrinya, misalnya industri makanan, minuman, dan jenis industri lainnya,” jelasnya.

Lebih lanjut, DPRD Samarinda bersama Pemerintah Kota juga berharap raperda ini dapat mendorong tumbuhnya industri yang berbasis pada potensi lokal daerah.

Produk unggulan Samarinda diharapkan tidak hanya dijual dalam bentuk bahan mentah, tetapi dapat diolah menjadi produk jadi yang memiliki nilai tambah lebih tinggi.

Salah satu contoh yang disebutkan adalah produk khas daerah seperti Sarung Samarinda.

Ke depan, diharapkan muncul lebih banyak industri kreatif maupun manufaktur yang mengangkat potensi lokal lainnya.

“Harapannya, tidak hanya Sarung Samarinda, tetapi juga produk-produk unggulan lain bisa berkembang menjadi industri yang lebih besar dan bernilai ekonomi tinggi,” tutup Samri.

(ard/lal/adv)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Abdul Rohim Dorong Arah Pembangunan APBD 2027 Fokus pada Kebutuhan Dasar Masyarakat

Advertorial

Ketua Komisi II DPRD Samarinda Apresiasi Kinerja Dinas Perikanan, Realisasi Anggaran Capai 47,5 Persen

Advertorial

Dinas Perdagangan Samarinda Diminta Gandeng Perbankan Perkuat Modal Usaha UMKM

Advertorial

DPRD Samarinda minta Pemkot Harus Tambah Anggaran UMKM agar Produk Lokal Bisa Naik Kelas

Advertorial

Tembus Lebih dari 4 Ribu Kasus, Komisi IV DPRD Samarinda Dorong Penguatan Penanganan HIV dan TB di Kota Tepian

Advertorial

DPRD Samarinda Minta Penerimaan Siswa Baru Jalur Afirmasi Diprioritaskan

Advertorial

Agar Produk UMKM Layak Dipasarkan, DPRD Samarinda Minta Pemerintah Lakukan Pelatihan ke Pelaku Usaha Lokal

Advertorial

Kemensos Sedang Rekrut Tenaga Pendidik untuk Sekolah Rakyat, DPRD Samarinda Dorong Generasi Muda Turut Kembangkan Pendidikan Nasional