Bentangkaltim.com, Bontang – Persoalan minimnya lahan parkir menjadi salah satu perhatian DPRD Bontang dalam pembahasan Raperda Lalu Lintas. Pemerintah didorong mulai menyiapkan kantong-kantong parkir agar kendaraan tidak lagi sembarangan menggunakan trotoar maupun badan jalan.
Wakil Ketua Komisi C DPRD Bontang Muhammad Sahib mengatakan keberadaan kantong parkir sangat penting untuk mendukung penataan lalu lintas di Kota Bontang. Menurut dia, selama ini keterbatasan lahan membuat kendaraan kerap parkir di lokasi yang tidak semestinya.
“Kita sudah melihat bahwa di Bontang itu tidak ada kantong-kantong parkir. Maka ini sudah beberapa tahun yang lalu kita pikirkan bahwa Bontang harus ada kantong-kantong parkir agar tidak semrawut,” kata Sahib, Senin (24/8/2026).
Namun, penyediaan lahan parkir tidak semudah membangun fasilitas di atas tanah milik pemerintah. Sahib menyebut sejumlah titik potensial yang dapat digunakan sebagai kantong parkir justru berada di atas lahan milik masyarakat.
Artinya, pemerintah harus melalui proses pembebasan lahan terlebih dahulu. Proses tersebut membutuhkan tahapan administrasi dan penganggaran yang matang.
Menurut Sahib, pemerintah tidak bisa terburu-buru melakukan pembebasan lahan. Sebab, penggunaan anggaran daerah harus mengikuti aturan dan mekanisme yang berlaku.
“Dalam pembebasan lahan itu tidak serta-merta bisa dilaksanakan secepatnya. Ada tahapannya. Salah kita membebaskan lahan, nanti bisa menjadi temuan BPK,” ujarnya.
Meski demikian, Sahib menegaskan penyediaan kantong parkir harus tetap menjadi salah satu agenda pemerintah ke depan. Keberadaan fasilitas tersebut dinilai dapat mengurangi parkir liar sekaligus meningkatkan keteraturan lalu lintas.
Selain menyelesaikan persoalan parkir, fasilitas parkir yang dikelola secara resmi juga berpotensi menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Kalau disediakan lahan parkirnya, otomatis parkir liar juga bisa terselesaikan. Dan itu juga menjadi bahan pemasukan daerah, PAD daerah,” tegasnya.
Pembahasan mengenai kantong parkir tersebut akan menjadi bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap sistem lalu lintas Bontang. DPRD berharap penataan parkir tidak dilakukan secara parsial, tetapi terintegrasi dengan kebijakan transportasi lainnya.
Dengan pertumbuhan kendaraan yang terus meningkat, keberadaan kantong parkir dinilai semakin mendesak untuk mengurangi tekanan terhadap ruas jalan dan trotoar di sejumlah kawasan Kota Bontang.(ASR/ADV DPRD BONTANG)









