Home / Advertorial / Bontang

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:43 WIB

DPRD Bontang Soroti Pengecer BBM, Aturan Main Diminta Segera Dibuat

DPRD mendengarkan aspirasi masyarakat terkait dengan antrean kendaraan pengisi BBM jenis pertalite. (Bentangkaltim.com/asr)

DPRD mendengarkan aspirasi masyarakat terkait dengan antrean kendaraan pengisi BBM jenis pertalite. (Bentangkaltim.com/asr)

Bentangkaltim.com, Bontang – Antrean kendaraan di SPBU bukan lagi sekadar soal panjangnya barisan. Di belakangnya ada persoalan distribusi yang saling berkaitan, mulai dari pasokan, penyaluran di SPBU hingga aktivitas pengecer BBM. DPRD Bontang meminta seluruh mata rantai tersebut ditata agar persoalan serupa tak terus berulang.

Ketua Komisi A DPRD Bontang Heri Keswanto mengatakan, solusi tidak cukup dengan menambah pasokan. Pemerintah, Pertamina, pengelola SPBU, aparat hingga pengecer perlu memiliki aturan main yang sama.

“Jangan sampai komitmen kita di hulu, tetapi di hilirnya tidak diselesaikan. Semua harus hadir dan bekerja bersama,” tegas Heri dalam rapat penanganan antrean Pertalite, Senin (31/8/2026).

Baca juga  Bupati Ardiansyah Resmikan Peletakan Batu Pertama Gereja Toraja Jemaat Prima Sangatta

Menurut dia, pemerintah daerah perlu segera menyusun mekanisme pengawasan bagi pengecer BBM. Penataan itu bukan berarti menutup usaha masyarakat, melainkan mengatur aktivitas agar tidak menimbulkan antrean yang meluber ke badan jalan.

Heri juga meminta Satpol PP dan aparat keamanan dilibatkan jika antrean pengecer kembali mengganggu arus lalu lintas. Selain itu, identitas kendaraan yang membeli BBM perlu diperiksa guna mencegah penyalahgunaan.

Di sisi lain, distribusi BBM bersubsidi dari SPBU juga harus diawasi. Heri meminta volume pembelian dan stok pengecer dicatat sehingga kebutuhan di lapangan dapat dipetakan secara lebih jelas.
“Namanya orang usaha pasti berdagang. Kita bukan menghalangi pengecer. Tetapi jangan sampai berlebihan dan akhirnya mengganggu kepentingan masyarakat umum,” ujarnya.

Baca juga  Band Asal Ibu Kota Last Child Akan Manggung di Bontang Dimalam Penutupan Bontang Digital Expo

Sebagai langkah lanjutan, Heri mengusulkan kesepakatan bersama melalui pakta integritas atau berita acara. Pertamina, SPBU, pemerintah, aparat dan pengecer diminta ikut berkomitmen, termasuk menyepakati sanksi jika terjadi pelanggaran.

“Kalau perlu, hari ini kita selesaikan dalam bentuk komitmen atau pakta integritas. Semua ikut menandatangani. Kalau ada yang melanggar, kita beri sanksi bersama,” pungkasnya.(ASR/ADV DPRD BONTANG)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Kembali Duduk di DPRD Bontang, Sudiyo Siap Perjuangkan Aspirasi Warga Bontang Selatan

Advertorial

Sudiyo Langsung Duduki Kursi Strategis di DPRD Bontang, Jadi Sekretaris Komisi C dan Anggota Bamus

Advertorial

Sudiyo Resmi Duduki Slot Kursi DPRD Bontang, Gantikan Almarhum Maming

Advertorial

DPRD Bontang Libatkan Perusahaan Industri Susun Raperda Penanggulangan Bencana, Sumardi Minta Masukan Ahli Safety

Advertorial

Ridwan Soroti Potensi PAD dari Aset Pemkot Bontang yang Dikelola PT BME

Advertorial

DPRD Bontang Bahas Penyertaan Modal Rp12,7 Miliar ke BME, Ternyata Bukan Suntikan Dana Baru

Advertorial

DPRD Bontang Buka Peluang Industri Beri Masukan Raperda Penanggulangan Bencana

Advertorial

DPRD Bontang Libatkan PKT dan Badak LNG dalam Penyusunan Perda Penanggulangan Bencana Kawasan Industri