Home / Advertorial / Kaltim

Rabu, 26 November 2025 - 20:41 WIB

ADM Tumbang, Dukcapil Kutim Alihkan Seluruh Pemohon ke Layanan Manual

Bentangkaltim.com, KUTAI TIMUR – Layanan administrasi kependudukan di Dinas Dukcapil Kutai Timur tetap berlangsung meski fasilitas Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) terpaksa dinonaktifkan.

Perangkat digital tersebut tidak dapat digunakan dan kini hanya menjadi pajangan di sudut ruangan karena layarnya tak lagi menyala.

Sejak ADM berhenti beroperasi, arus pemohon dialihkan sepenuhnya ke bagian pelayanan dan petugas menambah ritme kerja agar masyarakat tetap dilayani tanpa ketergantungan pada mesin otomatis.

Pada kondisi ini, Kepala Dukcapil Kutim Jumeah memastikan bahwa kerusakan ADM sudah ditangani oleh pemerintah provinsi sebagai pemilik perangkat.

Baca juga  Dukung Perkembangan Atlet Disabilitas Melalui Berbagai Kegiatan Seminar Layanan Khusus

“Kami sudah menyampaikan laporan, tinggal menunggu tim provinsi datang untuk mengecek dan memperbaikinya,” ujarnya, Rabu (26/11/2025).

Walau ADM tidak berfungsi, aktivitas di loket pelayanan berlangsung normal. Pemohon dapat mengurus KTP, KK, akta kelahiran, dan dokumen lainnya tanpa ada perubahan jam operasional.

Petugas memastikan jalur antrean diatur lebih rapi agar peningkatan jumlah pemohon tidak menimbulkan penumpukan.

Unit pelayanan juga melakukan penyesuaian internal dengan memperbanyak petugas pada jam tertentu, terutama pada pagi hari ketika kondisi paling ramai.

Warga yang biasanya memanfaatkan ADM untuk mencetak dokumen secara mandiri kini diarahkan untuk menggunakan loket utama. Pihak dinas menilai pola ini tetap efektif selama petugas menjaga alur pelayanan tetap cepat.

Baca juga  Bontang Job Fair 2025, Gerbang Peluang Kerja dan Pengembangan SDM di Kota Taman

Menjelang proses perbaikan, Jumeah kembali mengingatkan masyarakat untuk mengikuti jalur layanan manual sembari menunggu kabar lanjutan dari provinsi.

“Mudah-mudahan perbaikan cepat dilakukan supaya fasilitas ini bisa membantu mengurangi antrean seperti sebelumnya,” pungkasnya.

Dukcapil Kutim menegaskan bahwa pelayanan publik tetap menjadi prioritas meski ADM tidak dapat digunakan dan informasi terkait perkembangan perbaikan akan diumumkan melalui kanal resmi dinas.(ADV)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Ancaman Penghapusan Honorer, Sri Puji: Samarinda Masih Kekurangan Guru Bahasa Inggris

Advertorial

Anggota DPRD Samarinda Luncurkan Aplikasi Sani Mendengar, Warga Bisa Lapor Aspirasi 24 Jam

Advertorial

DPRD Samarinda Soroti PHK Sektor Tambang Kian Marak Terjadi

Advertorial

Sani Bin Husain Serap Aspirasi Warga, Infrastruktur dan Air Bersih Menjadi Masalah

Advertorial

Paripurna Laporan Pelaksanaan APBD Masuk Agenda Juli, DPRD Samarinda Rampungkan Jadwal Juni

Advertorial

Sri Puji Astuti: Juknis SPMB Sudah Jelas, Tantangannya Ada di Sosialisasi ke Masyarakat

Advertorial

Maswedi Dorong Domino Jadi Olahraga Rekreasi yang Serius Dibina di Samarinda

Advertorial

Sani Bin Husain Beri Saran ke Pemkot Samarinda Soal Pemberdayaan UMKM, Sebut ada Empat Indikator