Home / Advertorial / Kaltim

Selasa, 25 November 2025 - 12:50 WIB

Air Bersih untuk Semua, Tanpa Kecuali: Program Besar Pemkab Kutim Mulai Dijalankan

Bentangkaltim.com, KUTAI TIMUR – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) meluncurkan program besar pemerataan layanan air bersih untuk memastikan seluruh lapisan masyarakat dapat menikmati akses air layak minum tanpa terkecuali.

Program tersebut menyasar seluruh desa, termasuk wilayah pesisir, pedalaman, dan permukiman padat penduduk yang selama ini memiliki keterbatasan jaringan air bersih.

Pendekatan pembangunan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kebutuhan populasi dan kondisi geografis masing-masing wilayah.

Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman menjelaskan bahwa komitmen pemerataan air bersih berlaku untuk semua kalangan.

“Tidak boleh ada warga yang tertinggal, air bersih harus bisa dinikmati semua orang, tanpa pengecualian,” tegasnya.

Baca juga  Polres Bontang Berhasil Amankan 16 Ribu Pil Double L, Tersangka Diamankan

Pemkab Kutim kini mengintegrasikan berbagai program seperti Penyediaan Air Minum Desa (PAMDes) dan Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) untuk mempercepat ketersediaan sarana air bersih.

Fasilitas perpipaan, penampungan air, dan sistem filtrasi mulai ditingkatkan di sejumlah titik prioritas.

Program ini juga dilengkapi pelatihan bagi pengelola desa untuk memastikan infrastruktur air dapat dikelola secara mandiri.

Pendekatan ini dianggap penting agar masyarakat tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga penjaga keberlanjutan layanan air di daerah masing-masing.

“Jika air bersih lancar, kesehatan meningkat, biaya rumah tangga berkurang, dan produktivitas warga juga naik. Dampaknya nyata dan langsung,” tuturnya.

Baca juga  Biaya Operasional Pasar Bontang Bengkak, Tagihan Listrik Capai Rp100 Juta Sebulan

Di sisi lain, pemerintah membuka peluang kerja sama dengan sektor swasta dalam bentuk pendanaan maupun pembangunan sarana air melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

Upaya ini diharapkan dapat mempercepat pemerataan air di desa yang membutuhkan intervensi cepat.

Dengan program besar yang kini berjalan di berbagai wilayah, Pemkab Kutim yakin kesenjangan akses air bersih antarwilayah akan terus berkurang.

Pemerintah menargetkan tidak ada lagi kawasan yang tertinggal dalam layanan air bersih pada tahun-tahun mendatang.(ADV)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Fraksi ADB Minta Penyertaan Modal BUMD Bontang Beri Manfaat Terukur dan Dividen Jelas

Advertorial

Fraksi ADB Minta APBD Bontang 2027 Perkuat Kebijakan Kesehatan Mental dan Cegah Bunuh Diri

Advertorial

RAPBD Bontang 2027 Tertekan, Fraksi ADB Soroti Kondisi Fiskal dan Ketergantungan Transfer

Advertorial

Fraksi PKB Soroti Kurang Bayar DBH Rp402,58 Miliar di APBD Bontang 2027

Advertorial

APBD Bontang 2027 Tertekan, Fraksi PKB Minta Belanja Berpihak ke Masyarakat

Advertorial

Winardi Soroti Anggaran Infrastruktur dan Pengendalian Banjir Bontang

Advertorial

Fraksi PDIP Soroti Rp402 Miliar Kurang Bayar DBH dalam RAPBD Bontang 2027

Advertorial

PAD Bontang 2027 Masih Bergantung Transfer, Fraksi PDIP Minta Strategi Lebih Terukur