Home / Advertorial / Kaltim

Rabu, 19 November 2025 - 12:07 WIB

Pemkab Kutim Siapkan Infrastruktur dan Kemudahan Investasi untuk Optimalkan Pelabuhan Maloy

Bentangkaltim.com, KUTAI TIMUR – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) mempercepat penyediaan infrastruktur penunjang dan kemudahan investasi untuk mendukung aktivitas Pelabuhan Maloy.

Langkah ini ditempuh untuk memastikan kawasan industri pesisir mampu bersaing dengan pusat ekonomi besar lainnya di Kalimantan.

Beberapa infrastruktur prioritas kini disiapkan, mulai dari peningkatan jaringan jalan menuju kawasan pelabuhan, penyediaan pasokan listrik skala industri, hingga penguatan konektivitas layanan telekomunikasi.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setkab Kutim, Noviari Noor, menegaskan bahwa pemerintah ingin memastikan investor merasakan kenyamanan saat memulai operasional.

“Kami siapkan infrastruktur dan kemudahan investasi secara paralel, investor harus datang dan langsung bisa bekerja tanpa hambatan besar,” ujarnya.

Baca juga  Pelindo Bontang Teken Kesepakatan Bersama Kajari Bontang Guna Perkuat Sinergi dan Kolaborasi

Selain pembangunan fisik, pemerintah juga menata ulang proses pelayanan investasi agar lebih cepat dan terukur.

Penyederhanaan perizinan, percepatan penerbitan rekomendasi teknis, dan pendampingan kepada perusahaan menjadi langkah yang tengah diprioritaskan agar investasi berjalan efektif.

Pemkab Kutim menilai bahwa pelabuhan Maloy memiliki nilai strategis karena letaknya langsung menghadap jalur perdagangan internasional, termasuk arus logistik komoditas pertambangan, pertanian, dan perkebunan.

Dengan sistem pelayanan yang semakin matang, kawasan ini diprediksi akan menarik lebih banyak pelaku industri.

Noviari kembali menegaskan bahwa kerja pemerintah tidak sekadar menyediakan infrastruktur, tetapi juga memberikan kepastian investasi bagi pelaku usaha.

Baca juga  Subsidi Dana Bos ke Sekolah Swasta, Pemkot Bontang Anggarkan 4 Miliar

“Kita ingin membuktikan bahwa berinvestasi di Kutim itu aman, menguntungkan, dan didukung penuh oleh pemerintah daerah,” jelasnya.

Koordinasi intensif juga dilakukan dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) dan pengelola KEK untuk memastikan seluruh kebutuhan teknis beroperasinya industri dapat dipenuhi.

Pemerintah optimistis bahwa kesiapan infrastruktur dan kemudahan investasi akan mempercepat tumbuhnya pelaku industri di Pelabuhan Maloy.

Dengan semakin kuatnya ekosistem bisnis, kawasan ini diyakini akan berkembang menjadi pusat distribusi dan ekspor yang kompetitif bagi wilayah timur Kalimantan.(ADV)

Share :

Baca Juga

Kaltim

Isu Nepotisme hingga Lingkungan, Ribuan Massa Siap Turun ke Jalan di Kaltim

Kaltim

Mal Lembuswana di Ujung Masa HGB, Pemprov Kaltim Siapkan Langkah Strategis

Kaltim

Anggaran Renovasi Rp25 Miliar Disorot, Pemprov Kaltim Beri Klarifikasi

Kaltim

Isu Ambulans Rp9 Miliar di Kutim, Ini Fakta Sebenarnya

Kaltim

PAD Kaltim Terancam Tak Capai Target, Sejumlah Faktor Jadi Pemicu

Kaltim

Kukar Matangkan Persiapan MTQH Kaltim 2026, 13 Lokasi Lomba Disiapkan

Advertorial

Berbagi Berkah Ramadhan 2026, Citimall Bontang Ajak 50 Anak Yatim Piatu Wisata ke Mall

Advertorial

Tingkatkan Kepedulian Sosial, Safari Ramadan MTMY Baiturrahman Salurkan Rp799 Juta