Home / Advertorial / Kaltim

Rabu, 13 November 2024 - 20:32 WIB

Dispora Kaltim Akan Kaji Ulang Kemungkinan Pengambilalihan Pengelolaan SKOI

Rasman Kabid Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kaltim.

Rasman Kabid Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kaltim.

Samarinda-Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim) tengah mengkaji ulang pengelolaan Sekolah Khusus Olahraga Internasional (SKOI).

Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur, Rasman menyampaikan bahwa Menurutnya, sudah saatnya SKOI berada di bawah kendali Dispora agar dapat mengembalikan kejayaan prestasi atlet Kalimantan Timur.

“Sebenarnya, kajian kami saat ini menunjukkan bahwa SKOI seharusnya sudah diambil alih oleh Dispora. Namun, regulasi yang ada saat ini tidak memungkinkan hal tersebut. Kami berencana untuk melakukan kajian ulang agar SKOI bisa kembali dipegang oleh Dinas Pemuda dan Olahraga,” ujar Rasman.

Baca juga  SDN 004 Bontang Selatan Gelar Karnaval untuk Siswa, Pakai Kostum Buatan Orang Tua

Rasman menjelaskan, nantinya SKOI tidak lagi dalam bentuk sekolah seperti sekarang, melainkan akan menjadi pusat olahraga yang berfokus pada pengembangan prestasi atlet.

“Ke depan, SKOI akan masuk dalam kategori sentra olahraga. Ini akan memungkinkan Dispora mengambil alih pengelolaannya, tapi semua masih dalam kajian,” tambahnya.

Dia juga menyoroti bahwa salah satu penyebab penurunan prestasi olahraga di Kalimantan Timur adalah pengelolaan SKOI yang dinilai tidak maksimal.

“Atlet-atlet yang ada di SKOI selama ini tidak berprestasi seperti yang diharapkan. Mungkin karena lebih banyak fokus pada pendidikan daripada prestasi olahraga. Padahal, idealnya, porsi pendidikan itu hanya 30%, sementara 70% harus untuk olahraga,” tegas Rasman.

Baca juga  Nahkoda Baru NPCI Bontang, Harapan Baru Prestasi Atlet Disabilitas

Lebih lanjut, Rasman menekankan pentingnya program try-out bagi para atlet, baik di dalam negeri maupun luar negeri, sebagai bagian dari pengembangan prestasi olahraga.

“Try-out itu penting, baik di dalam maupun luar negeri. Saat ini, bahkan try-out ke luar daerah pun jarang dilakukan. Ini salah satu cara kami untuk meningkatkan kualitas olahraga di Kalimantan Timur,” jelasnya. (ADV)

Share :

Baca Juga

Kaltim

Isu Nepotisme hingga Lingkungan, Ribuan Massa Siap Turun ke Jalan di Kaltim

Kaltim

Mal Lembuswana di Ujung Masa HGB, Pemprov Kaltim Siapkan Langkah Strategis

Kaltim

Anggaran Renovasi Rp25 Miliar Disorot, Pemprov Kaltim Beri Klarifikasi

Kaltim

Isu Ambulans Rp9 Miliar di Kutim, Ini Fakta Sebenarnya

Kaltim

PAD Kaltim Terancam Tak Capai Target, Sejumlah Faktor Jadi Pemicu

Kaltim

Kukar Matangkan Persiapan MTQH Kaltim 2026, 13 Lokasi Lomba Disiapkan

Advertorial

Berbagi Berkah Ramadhan 2026, Citimall Bontang Ajak 50 Anak Yatim Piatu Wisata ke Mall

Advertorial

Tingkatkan Kepedulian Sosial, Safari Ramadan MTMY Baiturrahman Salurkan Rp799 Juta