Bentangkaltim.com, BONTANG – Ambalan SMP Negeri 7 (Ambalan Maju) Bontang baru saja meraih juara I di Gebyar Perkemahan Inspirasi Saka Kencana (Gemaracana) Tingkat Nasional Tahun 2025 dalam semua kategori.
Mereka berhasil memenangkan beberapa kategori, yaitu :
– Juara I Perlombaan Pentas Seni*: Dengan judul ‘Cahaya di Tengah Gelap’, tim SMP Negeri 7 Bontang menunjukkan kreativitas dan bakat mereka di bidang seni.
– Juara I Kategori Perlombaan Pionering: SMP Negeri 7 Bontang juga menunjukkan kemampuan mereka dalam pionering, sebuah kategori yang membutuhkan kerja sama tim dan strategi.
– Juara I Lomba Panahan: Selain itu, mereka juga meraih juara I di lomba panahan, menunjukkan kemampuan individu yang luar biasa.
Keberhasilan ini tidak lepas dari kerja sama tim dan dukungan sekolah. SMP Negeri 7 Bontang beralamat di Jl. K.S. Tubun No.29, Tanjung Laut Indah, Kec. Bontang Selatan, Kota Bontang, Kalimantan Timur. Sekolah ini memiliki akreditasi A dan telah berdiri sejak 16 Juli 2007.
Pastinya senang karena SMP Negeri 7 Bontang mampu menjadi juara I tingkat nasional. Terima kasih banyak untuk sekolah dan tim, yang selalu kompak selama kegiatan berlangsung,” ungkap Fadli Fahreza selaku Penegak dari perwakilan SMP Negeri 7 Bontang.
Diketahui, kegiatan Gemaracana tingkat nasional diikuti sebanyak 227 peserta dari berbagai daerah. Adapun dalam kegiatan ini, terdiri dari Saka Kencana se-Kalimantan Timur (Kaltim), dan berkolaborasi dengan Saka yang ada di Kota Bontang, dengan jumlah 70 orang.
Dalam hal ini, Turut hadir Wakil Walikota Bontang Agus Haris. Ia menyampaikan pesan dari Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni kepada Pemerintah Pusat, yang dimana telah memberikan kesempatan ke Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang, sebagai tuan rumah untuk melaksanakan event berskala nasional.
“Saya mewakili Walikota Bontang. Mengucapkan terima kasih atas partisipasi adik-adik sekalian, yang datang jauh-jauh dari luar kota untuk memeriahkan Gemaracana tahun 2025. Dan tak lupa saya juga berterima kasih kepada Saka Kencana Bontang dan Dinas terkait atas event yang luar biasa ini,” ujarnya.
Agus Haris turut menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pihak yang hadir, jika selama Kota Bontang menjadi tuan rumah di kegiatan Gemaracana, masih ada yang kurang sempurna dan tidak sesuai dalam penyambutan yang ada.
“Di sini kami memohon maaf, jika sebagai tuan rumah masih ada yang kurang atau tidak sesuai dalam penyambutan. Sukses untuk kita semua, semoga di tahun selanjutnya, Kota Bontang bisa kembali menjadi tuan rumah dalam event tingkat nasional,” jelasnya.
Ia juga menyimpulkan dengan adanya kegiatan seperti ini, pastinya dari para peserta mengabadikan momentum yang sangat penting, salah satunya sebagai moment pertukaran inspirasi.
“Karena banyak peserta yang dari luar daerah, tentunya menjadi pertukaran inspirasi terbangun di kegiatan ini. Semuanya bersatu selama kegiatan berlangsung,” tandasnya.(han/adv)










