Home / Advertorial / Kaltim

Sabtu, 8 November 2025 - 23:32 WIB

Bupati Ardiansyah Resmi Tutup Turnamen Sepak Bola Bupati Cup 2025, Tekankan Semangat Kebersamaan dan Sportivitas

Suasana pertandingan Final Bupati Cup yang mempertemukan Sangkulirang VS Sangatta Utara

Suasana pertandingan Final Bupati Cup yang mempertemukan Sangkulirang VS Sangatta Utara

Bentangkaltim.com, KUTAI TIMUR – Malam penuh semangat dan kebanggaan tersaji di Stadion Kudungga, Sabtu (8/11/2025).

Ribuan warga Kutai Timur (Kutim) memenuhi tribun untuk menyaksikan langsung penutupan Turnamen Bupati Cup 2025, yang secara resmi ditutup oleh Bupati Kutim, H. Ardiansyah Sulaiman.

Turnamen tahunan ini menjadi salah satu agenda olahraga terbesar di Kutim, selain menjadi ajang perebutan prestasi, Bupati Cup juga menjadi wadah silaturahmi dan pembinaan atlet sepak bola muda dari seluruh kecamatan.

Bupati Ardiansyah Sulaiman menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh peserta, panitia, dan penonton yang turut menyukseskan penyelenggaraan turnamen tahun ini.

“Saya bangga dengan semangat seluruh tim dan dukungan masyarakat. Turnamen ini bukan sekadar mencari pemenang, tetapi ajang mempererat silaturahmi dan menunjukkan bahwa Kutim punya semangat persaudaraan yang kuat,” ujar Ardiansyah.

Baca juga  260 Wartawan se-Kaltim Bersiap Menuju Bontang untuk Pupuk Kaltim Porwada III

Selama kompetisi berlangsung, pertandingan demi pertandingan disajikan dengan semangat tinggi, permainan sportif, dan dukungan luar biasa dari masyarakat.

Dalam laga final, Kecamatan Sangkulirang keluar sebagai Juara 1, setelah tampil gemilang mengalahkan Kecamatan Sangatta Utara.

Usai pertandingan, Ardiansyah secara langsung menyerahkan piala bergilir, medali, dan uang pembinaan kepada para pemenang di tengah sorakan suporter yang memenuhi stadion.

Momen penuh kebanggaan itu menandai berakhirnya turnamen yang telah berlangsung selama beberapa pekan tersebut.

“Saya ucapkan selamat kepada para juara. Kemenangan ini hasil dari kerja keras, kebersamaan, dan sportivitas. Untuk yang belum menang, jangan berkecil hati, karena semangat dan perjuangan kalian juga sangat berarti bagi Kutim,” tegas Ardiansyah.

Penutupan Bupati Cup 2025 berlangsung hangat dan penuh haru, sebab para pemain dari berbagai kecamatan saling berjabat tangan, sementara masyarakat Kutim menikmati suasana kebersamaan yang menjadi tujuan utama turnamen ini digelar.

Baca juga  DPRD Bontang Minta Iklim Investasi Lebih Ramah, Investor Harus Diberi Kepastian

Ia menilai, Bupati Cup tidak hanya menghasilkan juara di lapangan, tetapi juga melahirkan nilai-nilai kebersamaan yang menjadi ciri khas masyarakat Kutim.

Ardiansyah menambahkan, pemerintah daerah akan terus mendukung kegiatan olahraga di Kutim sebagai sarana pembinaan dan pengembangan potensi anak muda. Ia berharap semangat positif dari turnamen ini dapat menular ke seluruh lapisan masyarakat.

“Melalui olahraga, kita belajar disiplin, kebersamaan, dan kerja keras. Nilai-nilai inilah yang harus terus kita tanamkan untuk membangun Kutim yang kuat dan berprestasi,” tutupnya.

Dengan berakhirnya Turnamen Sepak Bola Bupati Cup 2025, Kutim kembali membuktikan bahwa olahraga tidak hanya soal kemenangan, tetapi juga tentang persahabatan, semangat, dan rasa cinta terhadap daerah.(ADV)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Kembali Duduk di DPRD Bontang, Sudiyo Siap Perjuangkan Aspirasi Warga Bontang Selatan

Advertorial

Sudiyo Langsung Duduki Kursi Strategis di DPRD Bontang, Jadi Sekretaris Komisi C dan Anggota Bamus

Advertorial

Sudiyo Resmi Duduki Slot Kursi DPRD Bontang, Gantikan Almarhum Maming

Advertorial

DPRD Bontang Libatkan Perusahaan Industri Susun Raperda Penanggulangan Bencana, Sumardi Minta Masukan Ahli Safety

Advertorial

Ridwan Soroti Potensi PAD dari Aset Pemkot Bontang yang Dikelola PT BME

Advertorial

DPRD Bontang Bahas Penyertaan Modal Rp12,7 Miliar ke BME, Ternyata Bukan Suntikan Dana Baru

Advertorial

DPRD Bontang Buka Peluang Industri Beri Masukan Raperda Penanggulangan Bencana

Advertorial

DPRD Bontang Libatkan PKT dan Badak LNG dalam Penyusunan Perda Penanggulangan Bencana Kawasan Industri