Home / Advertorial / Kaltim

Rabu, 19 November 2025 - 13:20 WIB

Sangatta Belum Macet, Tapi Dishub Soroti Hambatan yang Kian Sering Terjadi

Bentangkaltim.com, KUTAI TIMUR – Dinas Perhubungan Kabupaten Kutai Timur (Dishub Kutim) menyoroti meningkatnya frekuensi hambatan lalu lintas di Sangatta, kendati belum berstatus macet, intensitas perlambatan yang terjadi dinilai semakin sering dan tidak boleh diabaikan.

Hambatan kerap muncul pada jalur yang melibatkan aktivitas sekolah serta rute angkutan karyawan.

Dua jenis aktivitas ini beroperasi pada waktu yang hampir bersamaan sehingga membuat arus kendaraan bertumpuk.

“Hambatan sering terjadi, terutama pada jalur pendidikan. Meski belum macet, intensitasnya meningkat,” kata Kepala Seksi Lalu Lintas Dishub Kutim (Kasi Lalin Dishub Kutim), Zulkarnain, Rabu (19/11/2025).

Baca juga  Disdikbud Bontang Ikut Lomba GAGAS 2025, Dorong Pentingnya Tata Kelola Arsip

Ia menjelaskan bahwa Dishub menghindari penempatan petugas tepat di depan sekolah karena sering terjadi gesekan antara petugas dan pengantar siswa.

Oleh sebab itu, pengaturan dilakukan sedikit lebih jauh dari gerbang sekolah untuk mengurai simpul kemacetan.

Sebagian hambatan juga disebabkan bus karyawan yang masih berhenti di luar titik resmi. Ketika satu bus berhenti sembarangan, kendaraan di belakang harus memperlambat laju, sehingga antrean semakin panjang.

Baca juga  Ketua Komisi III Minta Wilayah Prakla Dibangun Seperti Selambai

Dishub Kutim menyebut bahwa langkah pengawasan terus dilakukan setiap hari, tetapi dukungan sekolah dan perusahaan sangat dibutuhkan untuk mencegah masalah yang sama berulang.

“Kami terus berkoordinasi dengan sekolah dan perusahaan. Semua pihak harus terlibat dalam menjaga kelancaran arus,” ujar Zulkarnain.

Dengan kolaborasi yang baik, Dishub berharap munculnya hambatan harian dapat ditekan sehingga aktivitas masyarakat berjalan lebih nyaman.(ADV)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Ismail Latisi: Insentif Guru di Sejumlah Sekolah Samarinda Belum Terbayar, Ada Guru Belum Bayar Kontrak Rumah

Advertorial

DPRD Samarinda Sebut Penertiban Pom Mini Butuh Perda, Bukan Sekadar Surat Edaran

Advertorial

Novan: Kurikulum Baru Berjalan, tapi Guru Bahasa Kutai dan AI Masih Sangat Terbatas

Advertorial

DPRD Samarinda Desak Pemerintah Perhatikan Nasib Guru Honor Swasta di Hardiknas 2026

Advertorial

Riska Ingatkan Samarinda Harus Kejar Capaian Penurunan Stunting

Advertorial

Raperda TBC-HIV Samarinda Masih Diperpanjang, Yakop Harap Rampung Tahun Ini

Advertorial

Bapemperda DPRD Samarinda Sebut Raperda Tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman Diusahkan Rampung 2026 Ini

Advertorial

Terowongan Belum Selesai, DPRD Samarinda Siapkan Audiensi dengan Dinas PUPR dan Kontraktor