Home / Advertorial / Kaltim

Kamis, 20 November 2025 - 14:25 WIB

Kutim Dorong Investasi Konservasi, Penangkaran Buaya Jadi Proyek Ramah Lingkungan

Bentangkaltim.com, KUTAI TIMUR – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus mematangkan rencana pembangunan proyek penangkaran buaya di Muara Bengalon. Program ini diharapkan menjadi model investasi ramah lingkungan yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi tanpa mengorbankan kelestarian ekosistem pesisir.

Asisten II Setkab Kutim, Noviari Noor, menegaskan bahwa inisiatif tersebut tidak hanya berfokus pada konservasi satwa, tetapi juga dirancang sebagai bagian dari strategi jangka panjang menuju ekonomi hijau daerah.

“Kami ingin menggabungkan perlindungan satwa dengan penciptaan peluang ekonomi bagi masyarakat. Itu arah pembangunan Kutim ke depan,” tegasnya pada Kamis (20/11/2025).

Baca juga  Desa Swarga Bara Mantapkan Arah Pembangunan, Sinkron dengan Kebijakan Daerah

Menurut Noviari, pemerintah daerah akan membuka peluang kemitraan bagi investor yang memiliki komitmen kuat terhadap prinsip keberlanjutan. Investor tidak hanya dituntut menyediakan modal, tetapi juga diwajibkan menerapkan praktik pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab.

Kawasan penangkaran tersebut rencananya akan dilengkapi dengan fasilitas observasi modern, laboratorium penelitian, pusat edukasi, serta area wisata alam terbatas yang dapat diakses publik secara terarah. Seluruh proses pembangunan akan mengikuti standar etika konservasi internasional guna memastikan kehidupan satwa tetap terjaga.

“Tidak semua investasi harus berbasis industri berat. Kutim juga dapat tumbuh melalui pariwisata berbasis lingkungan yang memberikan pengalaman berbeda bagi wisatawan,” tambah Noviari.

Baca juga  Disdikbud Bontang Tegaskan Jika Terbukti Ada Iuran Wajib, Kepala Sekolah Bisa Dicopot

Ia menjelaskan bahwa kehadiran penangkaran buaya ini diharapkan dapat memperkuat citra Kutim sebagai daerah yang serius dalam menjaga kelestarian alam dan satwa liar. Selain itu, program ini diyakini mampu membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat lokal, mulai dari sektor jasa, produk kreatif, hingga kegiatan edukasi dan penelitian.

Dengan adanya proyek ini, pemerintah berharap masyarakat sekitar dapat merasakan manfaat ekonomi secara langsung tanpa mengganggu keseimbangan ekosistem serta tetap mendorong peningkatan kesadaran lingkungan. (ADV)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Kembali Duduk di DPRD Bontang, Sudiyo Siap Perjuangkan Aspirasi Warga Bontang Selatan

Advertorial

Sudiyo Langsung Duduki Kursi Strategis di DPRD Bontang, Jadi Sekretaris Komisi C dan Anggota Bamus

Advertorial

Sudiyo Resmi Duduki Slot Kursi DPRD Bontang, Gantikan Almarhum Maming

Advertorial

DPRD Bontang Libatkan Perusahaan Industri Susun Raperda Penanggulangan Bencana, Sumardi Minta Masukan Ahli Safety

Advertorial

Ridwan Soroti Potensi PAD dari Aset Pemkot Bontang yang Dikelola PT BME

Advertorial

DPRD Bontang Bahas Penyertaan Modal Rp12,7 Miliar ke BME, Ternyata Bukan Suntikan Dana Baru

Advertorial

DPRD Bontang Buka Peluang Industri Beri Masukan Raperda Penanggulangan Bencana

Advertorial

DPRD Bontang Libatkan PKT dan Badak LNG dalam Penyusunan Perda Penanggulangan Bencana Kawasan Industri