Home / Advertorial / Kaltim

Minggu, 16 November 2025 - 11:21 WIB

Warga Kaliorang Terhambat Akses, Blank Spot Masih Bayangi Sejumlah Desa

Bentangkaltim.com, KUTAI TIMUR – Permasalahan jaringan telekomunikasi kembali menjadi sorotan di Kecamatan Kaliorang. Sejumlah wilayah hingga kini masih terkendala sinyal lemah bahkan hilang total, sehingga menghambat aktivitas masyarakat yang semakin bergantung pada layanan digital.

Isu blank spot ini terutama dirasakan warga yang tinggal di desa-desa terpencil maupun mereka yang sering melintas menuju kawasan industri di bagian hilir Kaliorang.

Camat Kaliorang, Rusmono, mengakui bahwa persoalan tersebut belum sepenuhnya terselesaikan.

“Ada titik-titik yang sinyalnya tiba-tiba hilang, sehingga warga kesulitan menghubungi keluarga atau layanan penting. Ini memang menjadi perhatian kami,” ujar Rusmono.

Baca juga  Kutim Targetkan 700 Unit RTLH pada 2025, Rumah Knockdown Jadi Andalan Baru

Dari pemantauan pemerintah kecamatan, beberapa titik yang masih mengalami kendala jaringan berada di wilayah Golok, Kempasir, serta jalur SP5 menuju kawasan Maloy. Kondisi itu membuat masyarakat kesulitan mengakses internet maupun sekadar melakukan panggilan telepon.

Situasi tersebut dinilai cukup mengganggu, terlebih bagi warga yang membutuhkan akses jaringan untuk pekerjaan, pendidikan, maupun kebutuhan mendesak lainnya.

Rusmono menambahkan bahwa koordinasi terus dilakukan dengan penyedia layanan telekomunikasi agar perluasan jaringan dapat diprioritaskan pada wilayah yang hingga kini masih blank spot.

Menurutnya, pemerataan akses digital bukan sekadar kebutuhan tambahan, melainkan elemen penting dalam mendorong daya saing masyarakat di era modern dan menekankan perlunya keseimbangan pembangunan.

Baca juga  Pemkab Kutim Pastikan Dana Rp250 Juta per RT Tetap Jadi Prioritas

“Jalan dan saluran air itu penting, tapi akses sinyal juga sudah menjadi kebutuhan dasar sekarang. Kalau tidak ditangani, warga kita akan terus tertinggal,” tegasnya.

Pihak kecamatan berharap upaya ini dapat segera membuahkan hasil agar tidak ada lagi desa yang mengalami hambatan komunikasi, terutama pada situasi darurat.

Dengan peningkatan kualitas jaringan, pemerintah optimistis Kaliorang dapat bergerak menuju pembangunan yang lebih merata, baik dari sisi infrastruktur fisik maupun digital.(ADV)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Dukung Program TAMASYA, Pupuk Kaltim Perkuat Kompetensi Pengasuh TPA di Kota Bontang

Advertorial

Relawan Bakti BUMN, Pupuk Kaltim Dorong Pemberdayaan Masyarakat Nagari Kumango

Advertorial

Dukung Penanganan Karhutla di Bontang, Pupuk Kaltim Buka Akses Air bagi Armada Pemadam

Advertorial

Raperda Lalu Lintas Bontang Masuk Konsultasi Publik, DPRD Bidik Solusi Kemacetan

Advertorial

Jalan Provinsi di Bontang Masih Rusak, Sahib Dorong Perbaikan hingga Perbatasan

Advertorial

DPRD Bontang Dorong Penguatan Pengawasan Pelajar, Tekankan Program Jam Belajar 19.00–21.00

Advertorial

Bukan Sekadar Lomba, Mission Challenge Badak LNG Satukan Warga Kompleks

Advertorial

Ketua DPRD Bontang Ajak Masyarakat dan Pelaku Usaha Sukseskan Sensus Ekonomi 2026