Home / Advertorial / Kaltim

Senin, 29 Juni 2026 - 13:29 WIB

DPRD Samarinda Siap Bersinergi dengan FKUB untuk Prioritaskan Program Keagamaan dan Kebudayaan

Ketua DPRD Samarinda, Helmi Abdullah

Ketua DPRD Samarinda, Helmi Abdullah

Bentangkaltim.com, Samarinda– Ketua DPRD Samarinda, Helmi Abdullah, menyambut hangat kedatangan FKUB. Ia menegaskan bahwa DPRD siap bersinergi dengan FKUB dalam menangani berbagai isu yang menyangkut keagamaan, kebudayaan, hingga perizinan rumah ibadah di Kota Samarinda.

“Kami dari DPRD Kota Samarinda menyambut baik sekali atas kedatangan mereka. Sesuai tupoksi DPRD, baik masalah legislasi, perda, penganggaran, maupun pengawasan, kita juga nanti akan memprioritaskan program-program yang bersentuhan kepada masyarakat, keagamaan, dan kebudayaan,” ujar Helmi Abdullah.

Dalam pertemuan itu, FKUB menyampaikan kesiapannya untuk dilibatkan kapan pun DPRD membutuhkan bantuan, terutama dalam isu-isu yang berkaitan dengan kerukunan antarumat beragama. FKUB juga menegaskan komitmennya untuk menjaga kondusivitas Kota Samarinda agar tetap aman dan damai.

Helmi menambahkan, DPRD kerap menerima aspirasi dari masyarakat terkait persoalan agama dan budaya. Ia berharap FKUB dapat menjadi mitra strategis yang siap dilibatkan ketika persoalan-persoalan tersebut memerlukan penanganan bersama. Menurutnya, kedekatan antara lembaga legislatif dan FKUB akan memperkuat respons dewan terhadap isu-isu sensitif di lapangan.

Baca juga  Menjelang Tenggat, Polemik Tahura Bukit Soeharto Kian Menghangat

FKUB adalah lembaga yang dibentuk berdasarkan Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri Nomor 9 dan Nomor 8 Tahun 2006. Lembaga ini bertugas memelihara kerukunan umat beragama, menampung aspirasi masyarakat di bidang keagamaan, dan memberikan rekomendasi atas pendirian rumah ibadah di daerah. FKUB menghimpun perwakilan dari enam agama yang diakui negara, yakni Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu.

Di Kota Samarinda, keberadaan FKUB dinilai sangat strategis. Kota ini dihuni oleh masyarakat yang beragam latar belakang suku, agama, dan budayanya, sehingga peran FKUB sebagai wadah dialog lintas iman menjadi krusial dalam menjaga stabilitas sosial. Pada berbagai momen, FKUB Samarinda telah turut serta meredam potensi konflik dan menjadi jembatan komunikasi antarkelompok.

Baca juga  Upacara Pembukaan Jambore Daerah 2025 di Kutim Berlangsung Meriah, Pemerintah Fokus pada Pendidikan Karakter Pemuda

Helmi menekankan bahwa keterbukaan komunikasi antara DPRD dan lembaga kemasyarakatan seperti FKUB harus terus dijaga. Ia menilai kolaborasi ini penting agar kebijakan yang dihasilkan DPRD benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat, termasuk dalam aspek kerukunan beragama yang kerap luput dari perhatian jika tidak ada saluran aspirasi yang jelas.

DPRD Kota Samarinda berharap sinergi yang terjalin dalam pertemuan ini tidak berhenti sebatas silaturahmi formal. Ke depan, DPRD dan FKUB diharapkan dapat membangun koordinasi yang berkelanjutan demi mewujudkan Samarinda yang rukun, aman, dan kondusif bagi seluruh warganya tanpa memandang perbedaan latar belakang agama maupun budaya.

(ard/lal/adv)

 

Share :

Baca Juga

Advertorial

DPRD Samarinda Kawal 31 Siswa yang Belum Dapat Sekolah Negeri

Advertorial

DPRD Samarinda Ajak Masyarakat Peduli Terhadap Kelestarian Lingkungan Sekitar Dimulai dari Pengelolaan Sampah dari Rumah

Advertorial

Ketua Komisi II DPRD Samarinda Khawatir Harga BBM Naik Picu Inflasi

Advertorial

49 Jiwa Terdampak Kebakaran di Loa Janan Ilir, Ketua DPRD Samarinda Desak Pemkot Segera Lakukan Perbaikan

Advertorial

Komisi III DPRD Samarinda Bakal Panggil OPD Soal Lampu Mahkota II Mati

Advertorial

DPRD Samarinda Desak Pemerintah Perlunak Syarat SHM untuk Bangun Rumah Bagi Masyarakat Kurang Mampu

Advertorial

Komisi II DPRD Samarinda Soroti Ekonomi Masyarakat Kelas Menengah Kian Tergerus

Advertorial

PMKRI Samarinda Gelar SIlaturahim, Ketua DPRD Helmi Abdullah Sebut Organisasi Mahasiswa Mitra Penting Dewan