Home / Advertorial / Bontang

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:21 WIB

Ketua DPRD Bontang Ajak Masyarakat dan Pelaku Usaha Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Ketua DPRD Bontang mengajak warga untuk menyukseskan sensus ekonomi. (Bentangkaltim.com/asr)

Ketua DPRD Bontang mengajak warga untuk menyukseskan sensus ekonomi. (Bentangkaltim.com/asr)

Bentangkaltim.com, Bontang – Ketua DPRD Kota Bontang Andi Faizal Sofyan Hasdam mengajak seluruh masyarakat dan pelaku usaha di Kota Bontang berpartisipasi aktif menyukseskan Sensus Ekonomi 2026.

Politikus Partai Golkar yang akrab disapa Andi Faiz itu menilai sensus ekonomi memiliki peran penting dalam menyediakan data yang akurat sebagai pijakan pemerintah dalam menyusun kebijakan pembangunan.

Menurutnya, data ekonomi yang berkualitas tidak hanya dibutuhkan untuk menggambarkan kondisi perekonomian saat ini. Namun juga menjadi dasar dalam menentukan arah pembangunan dan program pemerintah agar lebih tepat sasaran.

“Melalui Sensus Ekonomi 2026, kita bersama-sama menyediakan data yang akurat dan berkualitas sebagai dasar perencanaan pembangunan serta pengambilan kebijakan yang tepat sasaran,” kata Andi Faiz.

Dia menekankan, keterlibatan masyarakat dan pelaku usaha menjadi bagian penting dalam proses pendataan tersebut. Sebab, informasi yang diberikan akan membantu pemerintah memperoleh gambaran lebih utuh mengenai aktivitas dan kondisi ekonomi di daerah.

Baca juga  Evaluasi Kinerja Perusahaan Daerah, DPRD Samarinda Soroti Varia Niaga dan Kondisi BPR

Andi Faiz mengingatkan masyarakat maupun pelaku usaha agar tidak ragu memberikan informasi kepada petugas sensus. Menurutnya, keakuratan data sangat bergantung pada keterbukaan responden saat proses pendataan berlangsung.

Karena itu, ia mengajak seluruh pihak memberikan informasi yang benar, lengkap, dan jujur kepada petugas Sensus Ekonomi 2026.

“Informasi yang diberikan dengan benar, lengkap, dan jujur akan membantu menghasilkan data yang berkualitas. Data tersebut nantinya sangat penting untuk kemajuan ekonomi daerah maupun nasional,” ujarnya.

Bagi Kota Bontang, data ekonomi juga menjadi salah satu instrumen penting dalam melihat perkembangan berbagai sektor usaha. Termasuk aktivitas ekonomi masyarakat, pelaku usaha, serta potensi yang dapat dikembangkan pemerintah ke depan.

Baca juga  Kota Bontang Gelar Nobar Semifinal Timnas U-23 Piala AFC 2024 di Videotron Simpang 3 Ramayana

Andi Faiz berharap masyarakat tidak menganggap sensus sekadar kegiatan pendataan. Lebih dari itu, partisipasi dalam Sensus Ekonomi 2026 merupakan bentuk dukungan masyarakat terhadap proses pembangunan.

“Mari dukung Sensus Ekonomi 2026 dengan memberikan informasi yang benar, lengkap, dan jujur kepada petugas,” tegasnya.

Dia juga berharap pelaksanaan sensus dapat berjalan lancar dengan dukungan semua pihak. Dengan data ekonomi yang kuat dan terpercaya, pemerintah memiliki pijakan yang lebih baik dalam merancang kebijakan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan dunia usaha.

Pada akhirnya, keberhasilan Sensus Ekonomi 2026 tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah maupun petugas pendataan. Partisipasi masyarakat dan pelaku usaha menjadi kunci agar data yang dihasilkan benar-benar mencerminkan kondisi ekonomi di lapangan.(ASR/ADV DPRD BONTANG)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Kembali Duduk di DPRD Bontang, Sudiyo Siap Perjuangkan Aspirasi Warga Bontang Selatan

Advertorial

Sudiyo Langsung Duduki Kursi Strategis di DPRD Bontang, Jadi Sekretaris Komisi C dan Anggota Bamus

Advertorial

Sudiyo Resmi Duduki Slot Kursi DPRD Bontang, Gantikan Almarhum Maming

Advertorial

DPRD Bontang Libatkan Perusahaan Industri Susun Raperda Penanggulangan Bencana, Sumardi Minta Masukan Ahli Safety

Advertorial

Ridwan Soroti Potensi PAD dari Aset Pemkot Bontang yang Dikelola PT BME

Advertorial

DPRD Bontang Bahas Penyertaan Modal Rp12,7 Miliar ke BME, Ternyata Bukan Suntikan Dana Baru

Advertorial

DPRD Bontang Buka Peluang Industri Beri Masukan Raperda Penanggulangan Bencana

Advertorial

DPRD Bontang Libatkan PKT dan Badak LNG dalam Penyusunan Perda Penanggulangan Bencana Kawasan Industri