Home / Advertorial / Kaltim

Jumat, 7 November 2025 - 08:22 WIB

Disdukcapil Kutim Bangun Budaya Integritas dan Inovasi, Kritik Masyarakat Jadi Pemicu Perbaikan Layanan

Jumeah Kepala Disdukcapil Kutai Timur

Jumeah Kepala Disdukcapil Kutai Timur

Bentangkaltim.com, KUTAI TIMUR – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pelayanan publik.

Kepala Disdukcapil Kutim, Jumeah, S.Sos., M.M., mengungkapkan bahwa salah satu bentuk transparansi pelayanan diwujudkan melalui kotak kritik dan saran yang dibuka setiap bulan. Setiap masukan yang diterima, menurutnya, menjadi bahan evaluasi penting untuk memperbaiki kualitas pelayanan.

“Kotak kritik dan saran kami evaluasi sebulan sekali. Selain itu, kami juga menjalankan Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) setiap hari untuk memastikan pelayanan kami sesuai harapan publik,” ujar Jumeah, Jumat (7/11/2025).

Melalui sistem pengawasan yang ketat, evaluasi rutin, serta dorongan inovasi dari internal pegawai, Disdukcapil Kutim berupaya mewujudkan zona integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).

Baca juga  Anggaran Renovasi Rp25 Miliar Disorot, Pemprov Kaltim Beri Klarifikasi

Tak hanya itu, Disdukcapil Kutim juga membuka ruang pengaduan baik secara online maupun offline, yang ditangani oleh tim tindak lanjut (TL). Tim ini bertugas memastikan setiap laporan masyarakat benar-benar ditindaklanjuti dengan cepat dan tuntas.

“Kami ingin masyarakat merasa didengar. Karena itu, setiap pengaduan harus ada tindak lanjutnya. Ini bagian dari komitmen kami membangun pelayanan yang akuntabel dan berintegritas,” tambahnya.

Jumeah juga menekankan pentingnya pembangunan integritas internal di lingkungan kerja. Menurutnya, pelayanan publik yang prima hanya bisa terwujud jika seluruh pegawai memiliki kedisiplinan dan semangat inovasi yang tinggi.

Baca juga  DPRD Bontang Dukung Pengadaan LKS Gratis Lewat Dana BOS

“Pegawai yang punya ide dan inovasi untuk memperbaiki pelayanan akan kami apresiasi dengan reward. Tapi bagi yang tidak disiplin atau lalai dalam tugas, tentu ada sanksi tegas,” tegasnya.

Langkah ini, lanjut Jumeah, menjadi bagian dari transformasi Disdukcapil Kutim dalam membangun budaya kerja profesional, jujur, dan kompetitif. Harapanya seluruh jajarannya mampu menjadi bagian dari perubahan menuju birokrasi yang bersih dan melayani.

Dengan berbagai terobosan tersebut, Disdukcapil Kutim bertekad terus berinovasi dan menjaga kepercayaan masyarakat.(ADV)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Banyak Kasus Bunuh Diri Lompat dari Jembatan, DPRD Samarinda Bangun Pagar Upaya Pencegahan

Advertorial

Komisi II DPRD Samarinda Kritisi Pembangunan Pasar Pagi Gedung Mewah Tapi Sepi Pembeli

Advertorial

DPRD Samarinda Ingin Tambahkan Anggaran Dinsos hingga Minta Data DTKS Diperbaharui

Advertorial

Ketua DPRD Samarinda Dorong Event Job Fair Terus Digerlar, Upaya Jembatani Perusahaan dan Pebcari Kerja hingga Tekan Angka Pengangguran

Advertorial

DPRD Samarinda Minta Satpol PP dan Dinsos Kolaborasi Tindak Gepeng dan Anjal yang Kerap Nongkrong di Lampu Merah Perkotaan

Advertorial

Ketua Komisi IV DPRD Samarinda Minta Nakes Bermasalah di RSUD AI Moeis Dievaluasi

Advertorial

Ketua DPRD Samarinda Apresiasi Perumda Tirta Kencana Hasilkan Produk AMKD Samaqua, Dinilai Peluang Ekonomi Baru di Kota Tepian

Advertorial

Komisi IV DPRD Samarinda Minta Mata Rantai Anjal Gepe Diputus, Bukan Sekadar Dibina