Home / Advertorial / Kaltim

Kamis, 20 November 2025 - 14:25 WIB

Kutim Dorong Investasi Konservasi, Penangkaran Buaya Jadi Proyek Ramah Lingkungan

Bentangkaltim.com, KUTAI TIMUR – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus mematangkan rencana pembangunan proyek penangkaran buaya di Muara Bengalon. Program ini diharapkan menjadi model investasi ramah lingkungan yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi tanpa mengorbankan kelestarian ekosistem pesisir.

Asisten II Setkab Kutim, Noviari Noor, menegaskan bahwa inisiatif tersebut tidak hanya berfokus pada konservasi satwa, tetapi juga dirancang sebagai bagian dari strategi jangka panjang menuju ekonomi hijau daerah.

“Kami ingin menggabungkan perlindungan satwa dengan penciptaan peluang ekonomi bagi masyarakat. Itu arah pembangunan Kutim ke depan,” tegasnya pada Kamis (20/11/2025).

Baca juga  Gelar Malam Anugerah Pada 28 Oktober, Dispora Kaltim Akan Umumkan 3 Stand Terbaik Pada Acara Pekan Raya Pemuda Kaltim

Menurut Noviari, pemerintah daerah akan membuka peluang kemitraan bagi investor yang memiliki komitmen kuat terhadap prinsip keberlanjutan. Investor tidak hanya dituntut menyediakan modal, tetapi juga diwajibkan menerapkan praktik pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab.

Kawasan penangkaran tersebut rencananya akan dilengkapi dengan fasilitas observasi modern, laboratorium penelitian, pusat edukasi, serta area wisata alam terbatas yang dapat diakses publik secara terarah. Seluruh proses pembangunan akan mengikuti standar etika konservasi internasional guna memastikan kehidupan satwa tetap terjaga.

“Tidak semua investasi harus berbasis industri berat. Kutim juga dapat tumbuh melalui pariwisata berbasis lingkungan yang memberikan pengalaman berbeda bagi wisatawan,” tambah Noviari.

Baca juga  Rapat Paripurna APBD Perubahan 2026 Dimulai, 14 Anggota DPRD Bontang Hadir

Ia menjelaskan bahwa kehadiran penangkaran buaya ini diharapkan dapat memperkuat citra Kutim sebagai daerah yang serius dalam menjaga kelestarian alam dan satwa liar. Selain itu, program ini diyakini mampu membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat lokal, mulai dari sektor jasa, produk kreatif, hingga kegiatan edukasi dan penelitian.

Dengan adanya proyek ini, pemerintah berharap masyarakat sekitar dapat merasakan manfaat ekonomi secara langsung tanpa mengganggu keseimbangan ekosistem serta tetap mendorong peningkatan kesadaran lingkungan. (ADV)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Fraksi ADB Minta Penyertaan Modal BUMD Bontang Beri Manfaat Terukur dan Dividen Jelas

Advertorial

Fraksi ADB Minta APBD Bontang 2027 Perkuat Kebijakan Kesehatan Mental dan Cegah Bunuh Diri

Advertorial

RAPBD Bontang 2027 Tertekan, Fraksi ADB Soroti Kondisi Fiskal dan Ketergantungan Transfer

Advertorial

Fraksi PKB Soroti Kurang Bayar DBH Rp402,58 Miliar di APBD Bontang 2027

Advertorial

APBD Bontang 2027 Tertekan, Fraksi PKB Minta Belanja Berpihak ke Masyarakat

Advertorial

Winardi Soroti Anggaran Infrastruktur dan Pengendalian Banjir Bontang

Advertorial

Fraksi PDIP Soroti Rp402 Miliar Kurang Bayar DBH dalam RAPBD Bontang 2027

Advertorial

PAD Bontang 2027 Masih Bergantung Transfer, Fraksi PDIP Minta Strategi Lebih Terukur