Home / Advertorial / Kaltim

Senin, 24 November 2025 - 11:09 WIB

Kutim Fokus Cetak Petani Muda Profesional untuk Perkuat Sektor Pangan Daerah

Bentangkaltim.com, KUTAI TIMUR – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) meningkatkan perhatian pada pembinaan petani muda sebagai upaya memperkuat sektor pangan daerah.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan regenerasi pertanian berjalan berkelanjutan dan kebutuhan pangan mampu dipenuhi secara mandiri di masa mendatang.

Pembinaan diarahkan tidak hanya pada penguasaan keterampilan teknis, tetapi juga aspek manajerial agar petani pemula mampu menjalankan usaha pertanian secara profesional.

Pendekatan ini mencakup perencanaan usaha tani, manajemen biaya produksi, pemasaran, hingga pengolahan pascapanen.

Bupati Kutum, Ardiansyah Sulaiman, menilai bahwa generasi muda harus mengubah pola pikir terhadap pertanian.

Baca juga  Bakal ada Guru Bahasa Inggris di Tingkat SD, DPRD Samarinda Dorong Pemkot Segera Lakukan Pendataan

“Bertani bukan sekadar aktivitas menggarap lahan, tetapi profesi yang bisa dikelola secara profesional dan anak muda harus melihat ini sebagai peluang besar,” tegasnya.

Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) Kutim kini menggulirkan program pelatihan kewirausahaan pertanian untuk mendorong petani muda mampu membangun usaha secara mandiri.

Selain itu, pemerintah juga mendorong petani muda membangun koperasi dan kelompok usaha bersama untuk memperkuat jaringan produksi dan pemasaran.

Ardiansyah menegaskan bahwa pembinaan ini harus menghasilkan sumber daya manusia pertanian yang menguasai pasar.

Baca juga  Kutim Mantapkan Komitmen Kesehatan Nasional: Hari Kesehatan Nasional ke-61 Jadi Momentum Bangun Generasi Hebat

“Kita ingin petani muda bukan hanya mampu menanam, tetapi mampu mengatur distribusi, pemasaran, sampai produksi bernilai tambah,” ujarnya.

Untuk menyeimbangkan keterampilan teknis dan profesional, pemerintah juga memperkuat penyuluhan lapangan secara berkala.

Pendampingan dilakukan dari tahap awal penanaman hingga proses pemasaran agar petani muda tidak berjalan sendiri.

Pemkab Kutim optimistis generasi petani muda yang profesional akan menjadi fondasi kuat bagi kemandirian pangan daerah dan sekaligus membuka semakin banyak kesempatan ekonomi di sektor pertanian.(ADV)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Ketua DPRD Samarinda Apresiasi Perumda Tirta Kencana Hasilkan Produk AMKD Samaqua, Dinilai Peluang Ekonomi Baru di Kota Tepian

Advertorial

Komisi IV DPRD Samarinda Minta Mata Rantai Anjal Gepe Diputus, Bukan Sekadar Dibina

Advertorial

Sejumlah Ruas Jalan di Palaran Masih Gelap, DPRD Samarinda Dorong Percepatan PJU

Advertorial

Ketua Komisi IV DPRD Samarinda Minta Polemik Dapur MBG Diselesaikan Secara Clear and Clean

Advertorial

DPRD Samarinda: Rencana Pemindahan Aktivitas Pelabuhan Masih Sebatas Arah Kebijakan

Advertorial

Ketua Komisi IV DPRD Samarinda: Aksi Boti Hunter Jangan Sampai Berujung Persekusi

Advertorial

DPRD Samarinda Sudah Usulkan Transportasi Massal, Masih Tunggu Kepastian Anggaran

Advertorial

Komisi IV DPRD Samarinda Bakal Evaluasi Sistem SPMB hingga Tinjau Puskesmas