Home / Advertorial / Bontang

Kamis, 11 September 2025 - 07:41 WIB

Mengasah Generasi Emas, Pelatihan Deep Learning untuk Guru TK Bontang

Plt Kepala Disdikbud Kota Bontang, Saparudin saat membuka pelatihan, Rabu (10/9). Foto: IGTKI

Plt Kepala Disdikbud Kota Bontang, Saparudin saat membuka pelatihan, Rabu (10/9). Foto: IGTKI

Bentangkaltim, Bontang – Sebanyak 324 guru dan kepala sekolah Taman Kanak-kanak (TK) dari 58 lembaga TK/PAUD di Kota Bontang berkumpul penuh antusias mengikuti Pelatihan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) yang digelar di Aula SMA YPK Bontang pada Rabu pagi, 10 September 2025. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI)–PGRI Kota Bontang, bekerja sama erat dengan Bidang PAUD dan PNF Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bontang.

Pelatihan yang serius namun hangat ini dibuka secara resmi oleh Plt Kepala Disdikbud Kota Bontang, Saparudin, yang hadir mewakili Wali Kota sekaligus sebagai Bunda PAUD Kota Bontang. Ia juga didampingi oleh Kabid PAUD dan PNF, Yuti Nur Hayati, serta Ketua IGTKI-PGRI Bontang, Supartini, beserta jajaran pengurus lainnya.

Baca juga  Hadapi Tekanan Fiskal, Pemkab Kutim Koreksi Arah Pembangunan Daerah

Dalam sambutannya, Saparudin memberikan penghargaan tinggi kepada para guru TK dan PAUD yang dengan sepenuh hati membimbing, mendidik, dan membentuk karakter anak-anak sejak usia dini. Ia menekankan bahwa di tengah derasnya arus teknologi dan perubahan sosial yang cepat, para pendidik harus siap beradaptasi dengan metode pengajaran yang lebih kreatif dan inovatif.

“Guru harus mampu mengikuti perkembangan zaman karena pendidikan anak usia dini adalah fondasi utama pembangunan kecerdasan dan karakter generasi penerus bangsa,” tegas Saparudin dengan penuh semangat.

Fokus pelatihan ini adalah pada penerapan metode pembelajaran mendalam yang mengedepankan pendekatan kontekstual, berpusat pada kebutuhan dan kemampuan anak, serta memacu kemampuan berpikir kritis sejak masa emas perkembangan mereka. Empat narasumber ahli dihadirkan untuk membawakan materi sesuai bidang keahlian masing-masing, mulai dari praktisi pendidikan, pengawas sekolah, hingga perwakilan IGTKI.

Baca juga  Muhammad Sahib Prihatin Kasus Narkoba di Bontang Semakin Marak

Menutup sambutannya, Saparudin kembali menegaskan komitmen kuat Pemerintah Kota Bontang untuk selalu mendukung kemajuan pendidikan anak usia dini, karena masa ini adalah periode emas yang sangat menentukan kualitas dan masa depan generasi bangsa.

Pelatihan ini menjadi bukti nyata usaha bersama untuk memastikan anak-anak Bontang mendapatkan pendidikan terbaik sejak awal, sebagai investasi utama bagi masa depan yang cerah. (bai/adv)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Usung Semangat Kartini, Srikandi Pupuk Kaltim Dorong Perempuan Berdaya Menuju Indonesia Emas 2045

Advertorial

Ismail Latisi: Insentif Guru di Sejumlah Sekolah Samarinda Belum Terbayar, Ada Guru Belum Bayar Kontrak Rumah

Advertorial

DPRD Samarinda Sebut Penertiban Pom Mini Butuh Perda, Bukan Sekadar Surat Edaran

Advertorial

Novan: Kurikulum Baru Berjalan, tapi Guru Bahasa Kutai dan AI Masih Sangat Terbatas

Advertorial

DPRD Samarinda Desak Pemerintah Perhatikan Nasib Guru Honor Swasta di Hardiknas 2026

Advertorial

Riska Ingatkan Samarinda Harus Kejar Capaian Penurunan Stunting

Advertorial

Raperda TBC-HIV Samarinda Masih Diperpanjang, Yakop Harap Rampung Tahun Ini

Advertorial

Bapemperda DPRD Samarinda Sebut Raperda Tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman Diusahkan Rampung 2026 Ini