Home / Kaltim

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 16:46 WIB

Sinergi Diaspora dan Pemerintah Dorong Ekspor UMKM Menuju Ekonomi 8 Persen

Bentangkaltim, IKN – Ibu Kota Nusantara (IKN) kembali menjadi saksi kuatnya komitmen sinergi antara Pemerintah Indonesia dan diaspora dalam menggenjot pertumbuhan ekonomi nasional. Di forum “Diaspora Entrepreneur” yang merupakan bagian dari Kongres Diaspora Indonesia ke-8 (CID-8), Menteri Perdagangan RI, Budi Santoso, menegaskan kesiapan pemerintah untuk membuka pintu lebar-lebar bagi diaspora guna menembus pasar global. Forum ini bukan sekadar ajang diskusi, melainkan wadah strategis yang menghubungkan produk UMKM lokal dengan peluang ekspor, sekaligus memperkuat target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen pada 2029.

Dalam sesi yang berlangsung di Multifunction Hall, Kantor Kemenko 3 IKN, para diaspora aktif mengemukakan tantangan yang mereka hadapi, terutama terkait persoalan agregator dalam sistem perdagangan. Mereka menekankan pentingnya kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah dan pelaku usaha diaspora untuk mempromosikan dagang Indonesia secara optimal.

Baca juga  Serap 307 Tenaga Kerja, Tol IKN Seksi 1B di Kebut

Menanggapi suara tersebut, Budi Santoso menegaskan bahwa pemerintah sangat membuka ruang untuk diaspora berkontribusi lebih jauh. “Saya mengucapkan selamat atas terselenggaranya Kongres IDN di Ibu Kota Nusantara. Kami berharap diaspora terus menjaga jaringan dan memajukan Indonesia dalam perdagangan,” ujarnya pada Jumat, 1 Agustus 2025. Secara khusus, Menteri Perdagangan berjanji akan memberikan fasilitasi untuk menyelesaikan persoalan agregator, yang akan ditindaklanjuti bersama Kementerian Perdagangan di Jakarta. Ini menunjukkan bahwa pemerintah tidak hanya mendengar, tetapi juga siap bertindak nyata.

Budi optimistis diaspora akan menjadi jembatan utama dalam memperkuat pasar perdagangan Indonesia, khususnya dalam mendorong ekonomi lokal. Peran mereka sangat vital dalam memastikan produk-produk lokal Indonesia dapat menembus pasar global dan menjembatani kerjasama antara importir dan eksportir.

Baca juga  Melalui Kejurnas Panahan Piala Panglima TNI 2024, Muslimin Optimis Akan Lahir Bibit Atlet Berprestasi

Pemilihan IKN sebagai lokasi CID-8 pun sarat makna. Presiden IDN Global, Sulistyawan Wibisono, menjelaskan bahwa hal ini merupakan pesan penting kepada masyarakat bahwa pembangunan harus berkelanjutan. IKN sebagai kota baru simbol kolaborasi lintas pihak, mendukung agenda pembangunan nasional yang inklusif dan berdaya saing di kancah global.

Pertemuan di IKN menjadi contoh harmonisasi sinergi antara diaspora, pemerintah, dan pelaku UMKM lokal. Mereka diharapkan menjadi kekuatan pendorong yang mengarahkan ekonomi Indonesia ke pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan dalam jangka panjang. (bai)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Ismail Latisi: Insentif Guru di Sejumlah Sekolah Samarinda Belum Terbayar, Ada Guru Belum Bayar Kontrak Rumah

Advertorial

DPRD Samarinda Sebut Penertiban Pom Mini Butuh Perda, Bukan Sekadar Surat Edaran

Advertorial

Novan: Kurikulum Baru Berjalan, tapi Guru Bahasa Kutai dan AI Masih Sangat Terbatas

Advertorial

DPRD Samarinda Desak Pemerintah Perhatikan Nasib Guru Honor Swasta di Hardiknas 2026

Advertorial

Riska Ingatkan Samarinda Harus Kejar Capaian Penurunan Stunting

Advertorial

Raperda TBC-HIV Samarinda Masih Diperpanjang, Yakop Harap Rampung Tahun Ini

Advertorial

Bapemperda DPRD Samarinda Sebut Raperda Tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman Diusahkan Rampung 2026 Ini

Advertorial

Terowongan Belum Selesai, DPRD Samarinda Siapkan Audiensi dengan Dinas PUPR dan Kontraktor