Home / Advertorial / Bontang

Sabtu, 20 Juni 2026 - 14:10 WIB

Soroti Serapan Belanja dan Pendapatan Daerah, Fraksi PKB Beri Catatan Kritis untuk P2APBD Bontang 2025

Fraksi PKB DPRD beri tanggapan terkait dengan nota penjelasan P2APBD Kota Bontang tahun anggaran 2025. (Bentangkaltim.com/asr)

Fraksi PKB DPRD beri tanggapan terkait dengan nota penjelasan P2APBD Kota Bontang tahun anggaran 2025. (Bentangkaltim.com/asr)

Bentangkaltim.com, Bontang – Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 di DPRD Bontang diwarnai sejumlah masukan dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Fraksi ini menilai masih terdapat beberapa sektor yang perlu mendapatkan perhatian serius, mulai dari realisasi pajak daerah, kinerja BUMD, hingga rendahnya penyerapan sejumlah pos belanja modal.

Sekretaris Fraksi PKB DPRD Bontang, Bonnie Sukardi, menyampaikan pandangan tersebut dalam rapat paripurna DPRD Bontang, Rabu lalu (17/6/2026). Menurutnya, laporan pertanggungjawaban APBD tidak hanya menjadi dokumen administratif, tetapi juga alat ukur keberhasilan pembangunan daerah.

PKB mengawali pandangannya dengan memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Bontang yang kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI. Prestasi tersebut menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga tata kelola keuangan yang akuntabel.

Namun demikian, Bonnie menegaskan bahwa keberhasilan tersebut harus diikuti dengan hasil nyata yang dirasakan masyarakat.

Baca juga  Tak Penuhi Standar IPAL, 9 Dapur MBG Bontang Dihentikan

“Pengelolaan keuangan yang baik harus berujung pada peningkatan pelayanan publik, penguatan ekonomi masyarakat, dan perlindungan terhadap kelompok rentan,” ujarnya.

Berdasarkan laporan realisasi anggaran, pendapatan daerah tahun 2025 tercatat sebesar Rp2,84 triliun atau 98,49 persen dari target yang ditetapkan. Di sisi lain, PAD justru mampu melampaui target dengan capaian lebih dari Rp400 miliar.

Meski demikian, Fraksi PKB menemukan sejumlah indikator yang memerlukan perhatian. Salah satunya realisasi pajak daerah yang belum mencapai target penuh. Fraksi meminta pemerintah melakukan evaluasi terhadap sumber-sumber penerimaan pajak sekaligus mencari peluang peningkatan pendapatan tanpa menambah beban masyarakat.

Tak hanya itu, kontribusi BUMD terhadap pendapatan daerah juga menjadi sorotan. PKB menilai pemerintah perlu melakukan pembenahan agar perusahaan daerah mampu berperan lebih besar dalam mendukung PAD.

Pada sektor belanja, PKB menyoroti realisasi belanja tanah yang hanya mencapai sekitar 62 persen. Rendahnya serapan anggaran tersebut dinilai perlu dijelaskan secara rinci agar tidak menghambat pelaksanaan program pembangunan.

Baca juga  Kebijakan Pajak UMKM Dinilai Bebankan Pelaku Usaha

Fraksi juga meminta evaluasi terhadap belanja peralatan dan mesin yang realisasinya masih berada di kisaran 60 persen. Selain itu, program bantuan sosial yang belum terserap sepenuhnya juga menjadi perhatian karena berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

Di tengah berbagai catatan tersebut, PKB tetap mengapresiasi realisasi pembangunan infrastruktur yang tergolong tinggi, terutama pada belanja jalan, jaringan, dan irigasi yang mencapai lebih dari 96 persen.

Sebagai penutup, Bonnie menegaskan bahwa seluruh catatan yang disampaikan bukan untuk mencari kelemahan pemerintah daerah, melainkan sebagai bentuk fungsi pengawasan DPRD agar pengelolaan APBD semakin efektif, transparan, dan memberikan manfaat nyata bagi warga Kota Bontang.

Dengan sejumlah rekomendasi tersebut, Fraksi PKB menyatakan menerima Raperda P2APBD Tahun Anggaran 2025 untuk dilanjutkan ke tahapan pembahasan berikutnya di DPRD Bontang. (asr/Adv DPRD Bontang)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Dukung Program TAMASYA, Pupuk Kaltim Perkuat Kompetensi Pengasuh TPA di Kota Bontang

Bontang

PWI Bontang Gelar UKW Oktober Mendatang, Buka Kelas Muda hingga Utama

Advertorial

Relawan Bakti BUMN, Pupuk Kaltim Dorong Pemberdayaan Masyarakat Nagari Kumango

Advertorial

Dukung Penanganan Karhutla di Bontang, Pupuk Kaltim Buka Akses Air bagi Armada Pemadam

Bontang

Kodim 0908/Bontang Gelar Apel Gabungan, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Karhutla

Advertorial

Raperda Lalu Lintas Bontang Masuk Konsultasi Publik, DPRD Bidik Solusi Kemacetan

Advertorial

Jalan Provinsi di Bontang Masih Rusak, Sahib Dorong Perbaikan hingga Perbatasan

Advertorial

DPRD Bontang Dorong Penguatan Pengawasan Pelajar, Tekankan Program Jam Belajar 19.00–21.00