Home / Advertorial / Kaltim

Jumat, 7 November 2025 - 09:24 WIB

Keterbatasan Alat, Puskesmas Teluk Lingga Tetap Maksimalkan Pelayanan Gigi

Puskesmas Teluk Lingga

Puskesmas Teluk Lingga

Bentangkaltim.com, KUTAI TIMUR – Pelayanan kesehatan gigi di Puskesmas Teluk Lingga terus diupayakan berjalan maksimal, meski masih menghadapi keterbatasan sarana dan prasarana.

Tingginya jumlah pasien gigi setiap harinya membuat petugas harus bekerja ekstra, sementara proses sterilisasi alat yang memakan waktu menjadi tantangan tersendiri dalam menjaga mutu pelayanan.

Kepala Puskesmas Teluk Lingga, Sri Endrayati, mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya hanya mengoperasikan satu ruang layanan gigi di gedung lama.

“Ruang gigi di gedung baru sudah siap, tapi memang belum kami operasionalkan karena masih proses penyiapan. Untuk sementara, pelayanan tetap kami lakukan di gedung lama dengan menyesuaikan kapasitas alat dan tenaga yang ada,” ujar Sri Endrayati, Jumat (7/11/2025).

Baca juga  Tonggak Baru Hilirisasi Nasional, Pupuk Indonesia Mulai Pembangunan Pabrik Soda Ash Pertama Indonesia di Pupuk Kaltim

Ia menjelaskan, pelayanan gigi memiliki karakteristik tersendiri dibandingkan pelayanan umum, sebab setiap tindakan seperti pencabutan, penambalan, hingga pembersihan gigi membutuhkan waktu lebih lama serta harus dilakukan dengan alat yang benar-benar steril agar aman digunakan kembali.

Saat ini, Puskesmas Teluk Lingga memiliki sekitar 20 set alat gigi, namun, jumlah tersebut belum sepenuhnya mencukupi, karena alat yang sudah dipakai tidak bisa langsung digunakan kembali sebelum melalui proses sterilisasi.

Hal ini membuat pelayanan harus dibatasi agar tetap sesuai dengan prosedur medis dan menjaga keamanan pasien.

Dalam sehari pihaknya hanya mampu melayani sekitar 15 hingga 20 pasien dan bagi pasien dengan keluhan mendesak, puskesmas tetap memberikan prioritas penanganan, minimal berupa pengobatan sementara sebelum dilakukan tindakan lanjutan.

Baca juga  Raperda Pembentukan Kelurahan Kota Bontang Baru Belum Dirampungkan

“Kadang masyarakat belum memahami bahwa alat gigi tidak bisa langsung dipakai bergantian. Proses sterilisasi itu penting untuk mencegah infeksi silang. Karena itu, kami berusaha semaksimal mungkin melayani sesuai kapasitas tanpa mengabaikan standar keselamatan,” jelasnya.

Ia berharap ruang layanan gigi di gedung baru dapat segera beroperasi sepenuhnya agar pelayanan kepada masyarakat bisa lebih optimal.

Dengan bertambahnya fasilitas dan alat, ia optimis mutu pelayanan kesehatan gigi di wilayah Teluk Lingga akan semakin meningkat dan menjangkau lebih banyak masyarakat.(ADV)

Share :

Baca Juga

Advertorial

DPRD Samarinda Dorong Pemkot Terus Siapsiaga Soal Potensi Karhutla dan Kekeringan yang Berkelanjutan

Advertorial

Komisi III DPRD Samarinda Dorong Realisasi Bus Umum di Kota Tepian

Advertorial

Kembali Duduk di DPRD Bontang, Sudiyo Siap Perjuangkan Aspirasi Warga Bontang Selatan

Advertorial

Sudiyo Langsung Duduki Kursi Strategis di DPRD Bontang, Jadi Sekretaris Komisi C dan Anggota Bamus

Advertorial

Sudiyo Resmi Duduki Slot Kursi DPRD Bontang, Gantikan Almarhum Maming

Advertorial

DPRD Bontang Libatkan Perusahaan Industri Susun Raperda Penanggulangan Bencana, Sumardi Minta Masukan Ahli Safety

Advertorial

Ridwan Soroti Potensi PAD dari Aset Pemkot Bontang yang Dikelola PT BME

Advertorial

DPRD Bontang Bahas Penyertaan Modal Rp12,7 Miliar ke BME, Ternyata Bukan Suntikan Dana Baru