Home / Advertorial / Kaltim

Rabu, 19 November 2025 - 15:21 WIB

Desa Swarga Bara Mantapkan Arah Pembangunan, Sinkron dengan Kebijakan Daerah

Bentangkaltim.com, KUTAI TIMUR – Pemerintah Desa Swarga Bara di Kabupaten Kutai Timur terus memperkuat perencanaan pembangunan agar sejalan dengan program strategis pemerintah kabupaten maupun provinsi.

Kepala Desa Wahyu menegaskan bahwa penyelarasan arah pembangunan menjadi landasan penting agar setiap sektor yang digarap desa mampu memberi dampak nyata bagi masyarakat.

Menurut Wahyu, evaluasi terhadap RPJMDes dilakukan secara rutin agar langkah pembangunan tidak berjalan sendiri-sendiri.

“Kami memastikan perencanaan desa bergerak seirama dengan agenda pemerintah daerah sehingga hasilnya lebih terukur,” ujarnya, Rabu (19/11/2025).

Fokus pembangunan desa tahun ini tetap bertumpu pada penguatan infrastruktur dasar dan peningkatan pelayanan publik.

Digitalisasi layanan desa kini mulai diakselerasi untuk memudahkan warga mendapat informasi serta mengurus administrasi tanpa harus datang langsung ke kantor desa.

Langkah tersebut diharapkan mengurangi hambatan birokrasi sekaligus meningkatkan efisiensi kerja pemerintah desa.

Baca juga  Dinilai Memiliki Kapasitas Yang Besar, Dispora Kaltim Sukses Manfaatkan Stadion Palaran Dalam Berbagai Pelaksanaan Event

Di sektor kesehatan, Swarga Bara sedang memfinalisasi pembangunan Pusat Kesehatan Desa (Pusban) baru. Progres fisiknya telah mendekati penyelesaian dan diperkirakan dapat beroperasi pada tahun mendatang.

Kehadiran fasilitas baru tersebut diproyeksikan mampu meningkatkan akses layanan kesehatan dengan sarana yang lebih memadai.

Tidak hanya fokus pada kebutuhan dasar, pemerintah desa juga mendorong pengembangan wisata lokal yakni Bukit Asalea menjadi destinasi unggulan yang kini dikemas dengan konsep wisata olahraga, salah satunya melalui kegiatan trail running.

Keberagaman suku yang hidup berdampingan menjadikan desa ini sering disebut sebagai miniatur Indonesia, sekaligus menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.

Kolaborasi masyarakat dan pihak swasta pun terlihat dalam pengelolaan kawasan wisata, termasuk Bukit Dasarya yang merupakan lahan milik warga.

Desa berupaya memperluas akses publik ke kawasan tersebut, sementara pengajuan pemasangan jaringan listrik ke PLN terus diupayakan untuk mendukung aktivitas wisata serta kegiatan peternakan.

Baca juga  Komisi III DPRD Samarinda Desak Pemkot Segera Realisasikan Transportasi Massal, Tak Lagi Sekadar Wacana

Sektor pertanian dan peternakan juga tak luput dari perhatian desa dengan menyiapkan area kolam ikan dan kandang edukasi untuk memperkenalkan dunia agribisnis kepada pelajar.

Konsep edukasi langsung di lapangan ini diharapkan menumbuhkan minat generasi muda terhadap pertanian.

Pembangunan jalan desa serta infrastruktur penunjang lainnya dikerjakan melalui kerja bersama antara pemerintah desa, kabupaten, dan provinsi.

Koordinasi lintas pemerintah ini dilakukan agar setiap kegiatan memiliki legitimasi yang jelas dan sesuai dengan aturan yang berlaku.

Menutup penjelasannya, Wahyu menegaskan bahwa pemerintah desa terus membuka ruang bagi partisipasi masyarakat.

“Kami ingin Swarga Bara tumbuh dengan pendekatan pembangunan yang terbuka dan melibatkan warga, sehingga kemajuan desa benar-benar dirasakan bersama,” tutupnya.(ADV)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Banyak Kasus Bunuh Diri Lompat dari Jembatan, DPRD Samarinda Bangun Pagar Upaya Pencegahan

Advertorial

Komisi II DPRD Samarinda Kritisi Pembangunan Pasar Pagi Gedung Mewah Tapi Sepi Pembeli

Advertorial

DPRD Samarinda Ingin Tambahkan Anggaran Dinsos hingga Minta Data DTKS Diperbaharui

Advertorial

Ketua DPRD Samarinda Dorong Event Job Fair Terus Digerlar, Upaya Jembatani Perusahaan dan Pebcari Kerja hingga Tekan Angka Pengangguran

Advertorial

DPRD Samarinda Minta Satpol PP dan Dinsos Kolaborasi Tindak Gepeng dan Anjal yang Kerap Nongkrong di Lampu Merah Perkotaan

Advertorial

Ketua Komisi IV DPRD Samarinda Minta Nakes Bermasalah di RSUD AI Moeis Dievaluasi

Advertorial

Ketua DPRD Samarinda Apresiasi Perumda Tirta Kencana Hasilkan Produk AMKD Samaqua, Dinilai Peluang Ekonomi Baru di Kota Tepian

Advertorial

Komisi IV DPRD Samarinda Minta Mata Rantai Anjal Gepe Diputus, Bukan Sekadar Dibina