Bentangkaltim, Bontang. Suasana berbeda menyelimuti upacara detik-detik proklamasi Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-80. Rintik hujan turun membasahi Lapangan Sepak Bola Bessai Berinta, yang akrab dikenal sebagai Stadion Lang-Lang, di Kelurahan Api-Api, Kecamatan Bontang Selatan. Namun, tidak satu pun tetes hujan itu mampu memadamkan semangat para peserta upacara.
Ratusan peserta dari berbagai instansi dan organisasi bahkan perwakilan sekolah di Kota Taman, tetap tampil antusias dan penuh khidmat mengikuti rangkaian upacara. Hadir dalam barisan, ada anggota TNI, Polri, Satpol PP, ASN, petugas keamanan, Kader Bela Negara, hingga pelajar yang turut menyemarakkan momen bersejarah ini.
Tak hanya para peserta, tribun lapangan juga dipenuhi oleh tamu undangan VVIP yang hadir untuk menyaksikan langsung peringatan kemerdekaan ini. Anggota DPRD Kota Bontang, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dan para orang tua Paskibraka duduk rapi menyimak jalannya upacara yang penuh makna.
Upacara dipimpin langsung oleh Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, yang memancarkan keteguhan dan semangat membara. Sementara pembacaan teks proklamasi disampaikan dengan lantang oleh Ketua DPRD Kota Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam, mengingatkan seluruh hadirin akan arti perjuangan kemerdekaan bangsa.
Meski hujan terus turun, suasana upacara tetap berjalan dengan penuh khidmat, tertib, dan lancar. Para petugas pengibar bendera tak kalah mengagumkan, dengan Tim Merah yang dikomandoi oleh Letda Arh. Tedy Aswinardy Kadir bertugas mengibarkan sang merah putih di pagi hari. Pembawa baki berturut-turut adalah Naisya Vidya Al Safira Putri dan Ana Marlisa, yang tampil anggun dan penuh disiplin.
Tak kalah penting, tim penurunan bendera yang terdiri dari Letda Tedy Aswinardy Kadir sebagai komandan, bersama Nadine Ramadhani Cahya dan Nabila Saputri sebagai pembawa baki, siap melaksanakan tugas pengakhiran upacara dengan hormat pada sore hari nanti.
Momen penurunan bendera pun dijadwalkan berlangsung khidmat di Gelanggang Stadion Bessai Berinta sekitar pukul 16.30 WITA, menutup rangkaian perayaan kemerdekaan dengan penuh rasa syukur dan kebanggaan.
Hari Kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia di Kota Bontang bukan sekadar seremoni, melainkan juga bukti nyata bahwa semangat persatuan dan cinta tanah air tetap menyala, bahkan di bawah gerimis yang turun pagi itu. (bai)









