Home / Advertorial / Kaltim

Senin, 17 November 2025 - 19:10 WIB

Keterbatasan Alat, Puskesmas Teluk Lingga Tetap Maksimalkan Pelayanan Gigi

Bentangkaltim.com, KUTAI TIMUR – Pelayanan kesehatan gigi di Puskesmas Teluk Lingga terus diupayakan berjalan maksimal, meski masih menghadapi keterbatasan sarana dan prasarana.

Tingginya jumlah pasien gigi setiap harinya membuat petugas harus bekerja ekstra, sementara proses sterilisasi alat yang memakan waktu menjadi tantangan tersendiri dalam menjaga mutu pelayanan.

Kepala Puskesmas Teluk Lingga, Sri Endrayati, mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya hanya mengoperasikan satu ruang layanan gigi di gedung lama.

Sementara di gedung baru, satu unit ruang pelayanan gigi sebenarnya telah tersedia lengkap dengan peralatan, namun belum dapat digunakan karena masih dalam tahap penyesuaian dan persiapan teknis.

“Ruang gigi di gedung baru sudah siap, tapi memang belum kami operasionalkan karena masih proses penyiapan. Untuk sementara, pelayanan tetap kami lakukan di gedung lama dengan menyesuaikan kapasitas alat dan tenaga yang ada,” ujar Sri Endrayati, Senin (17/11/2025).

Baca juga  Samarinda Bersatu untuk Palestina, Semangat Kemanusiaan di Stadion Kadrie Oening

Ia menjelaskan, pelayanan gigi memiliki karakteristik tersendiri dibandingkan pelayanan umum. Setiap tindakan seperti pencabutan, penambalan, hingga pembersihan gigi membutuhkan waktu lebih lama serta harus dilakukan dengan alat yang benar-benar steril agar aman digunakan kembali.

Saat ini, Puskesmas Teluk Lingga memiliki sekitar 20 set alat gigi, dimana jumlah tersebut belum sepenuhnya mencukupi, karena alat yang sudah dipakai tidak bisa langsung digunakan kembali sebelum melalui proses sterilisasi.

Hal ini membuat pelayanan harus dibatasi agar tetap sesuai dengan prosedur medis dan menjaga keamanan pasien.

Baca juga  Telah Terjadi Kebakaran Gudang di Jalan Tennis, Diduga Karena Konsleting Listrik

Dalam sehari pihaknya hanya mampu melayani sekitar 15 hingga 20 pasien, namun, bagi pasien dengan keluhan mendesak, puskesmas tetap memberikan prioritas penanganan, minimal berupa pengobatan sementara sebelum dilakukan tindakan lanjutan.

“Kadang masyarakat belum memahami bahwa alat gigi tidak bisa langsung dipakai bergantian. Proses sterilisasi itu penting untuk mencegah infeksi silang, karena itu, kami berusaha semaksimal mungkin melayani sesuai kapasitas tanpa mengabaikan standar keselamatan,” jelasnya.

Ia berharap ruang layanan gigi di gedung baru dapat segera beroperasi sepenuhnya agar pelayanan kepada masyarakat bisa lebih optimal.

Dengan bertambahnya fasilitas dan alat, ia optimistis mutu pelayanan kesehatan gigi di wilayah Teluk Lingga akan semakin meningkat dan menjangkau lebih banyak masyarakat.(ADV)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Ketua DPRD Samarinda Apresiasi Perumda Tirta Kencana Hasilkan Produk AMKD Samaqua, Dinilai Peluang Ekonomi Baru di Kota Tepian

Advertorial

Komisi IV DPRD Samarinda Minta Mata Rantai Anjal Gepe Diputus, Bukan Sekadar Dibina

Advertorial

Sejumlah Ruas Jalan di Palaran Masih Gelap, DPRD Samarinda Dorong Percepatan PJU

Advertorial

Ketua Komisi IV DPRD Samarinda Minta Polemik Dapur MBG Diselesaikan Secara Clear and Clean

Advertorial

DPRD Samarinda: Rencana Pemindahan Aktivitas Pelabuhan Masih Sebatas Arah Kebijakan

Advertorial

Ketua Komisi IV DPRD Samarinda: Aksi Boti Hunter Jangan Sampai Berujung Persekusi

Advertorial

DPRD Samarinda Sudah Usulkan Transportasi Massal, Masih Tunggu Kepastian Anggaran

Advertorial

Komisi IV DPRD Samarinda Bakal Evaluasi Sistem SPMB hingga Tinjau Puskesmas